Bupati Hamas Hadiri Syukuran Jembatan Gantung di Lubuk Niur

Dibaca: 148 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Bupati bungo H Mashuri turut menghadiri syukuran atas selesainya renovasi jembatan gantung yang berada di Dusun lubuk liur, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kamis (28/11/2019).

Kedatangan bupati beserta rombongan disambut antusias oleh masyarakat, Para Rio se-Kecamatan Tanah Tumbuh, para perangkat dusun, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, anggota DPRD bungo, kepala OPD, serta unsur forkompinda kabupaten Bungo dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, bupati H Mashuri menyampaikan, ucapan terimakasih dan penghargaan kepada seluruh pihak baik masyarakat dusun lubuk niur, yang telah membuat kegiatan syukuran pada hari ini.

” Ini merupakan wujud syukur dari pada masyarakat kecamatan tanah tumbuh, khususnya dengan telah diperbaiki jembatan gantung yang berada di dusun lubuk niur ini. Mudah-mudahan menjadi akses masyarakat yang melewati lebih lancar,” ucap bupati Hamas.

Selain itu, H Mashuri juga mengajak seluruh masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan yang menjadi akses perekonomian masyarakat Tanah tumbuh dengan sebaik-baiknya.

“Tentu ini menjadi tugas kita bersama dalam membangun kabupaten Bungo di masa jabatan kami di tiga tahun empat bulan ini sebagai bupati dan wakil bupati Bungo, masih ada dua APBD yang menjadi tanggung jawab kami dimasa akhir jabatan tahun 2021 mendatang, “katanya.

Artinya kata Mashuri, dua tahun ini masih ada kesempatan kami untuk membangun yang menjadi apa yang belum dibangun.

“Kami juga memohon doa kepada seluruh masyarakat yang ada di tanah tumbuh ini agar kami diberikan kesehatan oleh Allah SWT, kami bisa menjalankan amanah di dua tahun ini,”tutupnya.

Sementara itu, Jon Suryadi Rio Kubuk Niur, Kecamatan Tanah Tumbuh, sangat senang dan ucapan banyak terima kasih kepada bupati Bungo, yang telah merehab jembatan gantung yang semula dari kayu dan menjadi besi plat baja.

“Mudah-mudahan jembatan ini menjadi akses dari pada antar desa, terlebih akses membawa hasil pertanian masyarakat sekitar, yang kita tahu mayoritas nya berkebun,” tungkas Rio. (jul)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT