Pilrio Serentak Digelar 25 Juli, 50 Calon Dari 6 Dusun Ikuti Tes Tertulis

Dibaca: 338 kali
Kadis PMD, Tuafik Hidayat Saat Dijumpai di Kantor, Senin 28 Mei 2018.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pemilihan Rio (Kades) serentak akan digelar, 25 Juli 2018 mendatang. Hal itu dikatakan langsung oleh, Taufik Hidayat Kadis Pemberdayaan Mayarakat dan Dusun saat dijumpai di, Kantorya, Senin (28/5/2018).

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Dusun Taufik Hidayat dikonfirmasi mengatakan bahwa, Pemilihan Rio serentak di Kabupaten Bungo, akan digelar tanggal 25 Juli 2018 mendatang. Adapun yang ikut Pilrio nanti, sebanyak 31 Dusun yang ada di Kabupaten Bungo.

Namun kata Taufik, sebelum digelarnya Pilrio itu, ada 6 Dusun yakni, Dusun Lubuk Landai, Dusun Tanjung Menanti, Dusun Pelayang, Dusun Rantau Duku, Dusun Sungai Gambir dan Dusun Sumber Harapan.

“Ya 6 Dusun ini, nantinya Calon Rio, akan ikut seleksi tertulis dari PMD. Karena mereka melebihi ambang batas yang di tentukan oleh panitia Pilrio. Harusnya, Calon satu Dusun berjumlah 5 orang. Namun, enam Dusun ini, ada yang 8 dan ada yang 7, jadi harus ikut seleksi tertulis besok 7 Juni 2018,” kata Kasis Taulfik Hidayat.

Untuk pelaksanaan ujian tertulisnya, akan digelar pada tanggal 6 Ujian tertulis dan tanggal 7 Juni Wawancara. Untuk soal ujian nanti, terkait Hukum Adat, Tata Kelola pemerintahan serta Pancasila dan Undan-Undang Desa, dan Pengetahuan yang lainnya.

“Siapa yang lulus nanti, maka para calon itu, sah boleh mengikuti ajang Pilrio yang akan digelar 25 Juli mendatang. Sedangkan untuk calon yang masing-masing Dusun, jumlah calon berjumlah 5 orang maka, tidak diharuskan mengikuti ujian tertulis maupun wawancara,” jelas Taufik Hidayat.

Tak hanya itu kata Taufik, untuk Calon Rio nanti tidak dibenarkan dari Pegawi Negeri Sipil, sesuai yang dikatakan oleh Bupati Bungo. Karena, yang ASN disuruh fokus untuk bekerja sebagai ASN, tidak boleh lagi mencalonkan diri sebagai Rio (Kades).

“Memang sebelumnya, bagi Calon Rio yang dari ASN boleh mengikuti Pilrio asalkan mendapatkan izin dari Bupati Bungo. Namun, sejauh ini Bupati tidak memberikan izin lagi kepada ASN, maupun Guru yang ikut dalam Pilrio, para ASN disarankan untuk fokus pada tugasnya sebagai ASN,” ujar Kadis. (zek)

DIRGAHAYU INDONESIA










ADVERTISEMENT








ADVERTISEMENT

Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*