MUI Tebo Tegaskan Tempat Ibadah Dilarang Untuk Kampanye

Dibaca: 171 kali

SIDAKPOST.ID,TEBO – Pesta demokrasi Pemilu serentak Pileg dan Pilpres yang akan digelar pada 17 April 2019 sudah diambang pintu, suhu politik mulai mengkristal menjadi fenomenal sampai penjuru pelosok Desa.

Untuk antisipasi terjadinya kapanye hitam (black campaign) dan penyebaran ujaran kebencian (hoax) yang dapat membawa unsur sara dan dapat mengancam keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

Terkait hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tebo menegaskan bahwa Tempat ibadah seperti Masjid, Musholla dan tempat ibadah agama lainnya dilarang untuk kegiatan kampanye baik individu maupun kelompok. Sesuai amanah Undang – Undang maupun peraturan yang berlaku.

Ketua MUI Kabupaten Tebo KH Rifai Ahmad dikonfirmasi sidakpost.id menyatakan, bahwa pihaknya bersama Forkopimda Kabupaten Tebo sering melakukan sosialisasi tentang tempat ibadah dilarang untuk berkampanye dan dilarang untuk penyampaian ujaran kebencian atau berita hoax. Kamis (28/2/2019).

“MUI Kabupaten Tebo menegaskan bahwa tempat ibadah dilarang untuk kampanye, mari kita ciptakan Pemilu demokratis bermartabat dengan menghindari kampanye hitam dan ujaran kebencian serta hoax. Jaga persatuan dan kesatuan serta kerukunan antar umat beragama , sukseskan Pemilu 2019 dengan sejuk aman damai penuh persaudaraan, “tandas KH Rifai Ahmad. (asa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT