Dinkes Provinsi Jambi Bersama TP PKK, Kejar Capaian Imunisasi Campak Rubella

Tampak pihak Dinkes Provinsi Jambi Bersama TP PKK, dalam kegiatan Imunisasi Campak Rubella. Selasa (27/9/2022). Foto : sidakpost.id/Ratna Sari

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Kejar Capaian imunisasi Campak Rubella, TP PKK dan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi gelar Akselarasi Peningkatan Cakupan BIAN, Muara Jambi, Senin ( 26/09/2022).

Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi jambi melaksanakan kegiatan akselerasi peningkatan cakupan imunisasi anak usia 9 bulan s/d 12 Tahun.

Baca Juga :  Petugas Imunisasi Akan Menjadi Pelaksana Program Vaksinasi di Bungo

Kegiatan yang melibatkan 11 TP PKK dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kota serta 207 Puskesmas se Provinsi Jambi. Dan dilaksanakan secara serentak dipantau melalui Video Conferen dan berpusat di Posyandu Sejahtera Desa Kota Karang Kec. Kumpe Ulu Kabupaten Muara Jambi.

Ketua Tim Penggerakan PKK Kabupaten Muara Jambi Faradilah Zahara, dalam laporan panitianya mengatakan bahwa muara jambi secara data kabupaten capaian campak rubella sudah mencapai 100 % namun berdasarkan data Pusdatin, Muara Jambi capaiannya adalah 71.3 %.

Baca JugaBabinsa Serda Jufrizal, Ajak Warga Imunisasi Anak Balita dan Ibu Hamil

“Muara jambi akan terus bergerak untuk melaksanakan sweeping anak untuk diimunisasi sehingga semua anak jambi mendapatkan perlindungan yang optimal dari campak rubella,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan provinsi Jambi dr. Muhammad Fery Kusnadi, Sp.OG dalam sambutannya mengatakan bahwa capain imunisasi campak Rubella Provinsi jambi sudah mencapai 76 %, dan ini belum mencapai target 95 % anak di imunisasi di Provinsi jambi.

“ Kabupaten Kota yang rendah cakupannya bisa memanfaatkan waktu sisa agar dapat meningkatkan cakupan anak yang imunisasi,” Jelas fery

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris dalam sambutannya mengatakan bahwa Gerakan ini agar ini mulai 26 – 30 september ini bertujuan dapat meningkatkan cakupan imunisasi campak rubella dan imunisasi kejar anak provinsi Jambi

“Ini pada hakikatnya bukan persoalan angka-angka, tapi persoalan perlindungan terhadap anak – anak jambi dari paparan penyakit campak dan rubella,” ujarnya.