Posting Berita Hoax di Facebook, Warga Tebo Digelandang Polisi

Dibaca: 2.184 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Seorang pria berinisial RA (23) warga RT 13 Dusun Jelmu Desa Sungai Keruh Kecamatan Tebo Tengah, pada Kamis 26 September 2019 terpaksa digelandang Polisi karena diduga melanggar UU IT atau menyebar berita hoax di media sosial Facebook di kolom komentar Group Kabar Resmi Polres Tebo.

Dalam kolom komentar tersebut, pelaku mengirimkan sebuah foto hasil screenshot yang memperlihatkan seorang mahasiswa di injak oleh oknum Polisi dengan tulisan

Ini kenyataan kakimu menendang mahasiswa sedangkan apa yang ada dimulutmu sebatang rokok yang uangnya dari rakyat…MEMALUKAN”.

Perbuatan itu diakui oleh tersangka saat mendapatkan foto itu dari sejumlah facebook yang beredar lantas di screenshot kemudian diposting foto tersebut di kolom Group Kabar resmi Polres Tebo, menggunakan akun pribadi facebook dengan email, “yusuf. pekak@gmail.com.

Dakdo niat apo-apo bang, sayo cuma ngirim aja foto saja. Sayo ngirimnya tadi malam sekitar pukul 08.02 WIB,” kata RA saat dimintai keterangan oleh Penyidik Kepolidian.

Saat ditanya terkait kebenaran foto tersebut, Riki mengaku tidak tau apakah foto yang ia screenshot itu benar atau tidak. Bahkan, rasa dendam dengan pihak Kepolisian juga tidak ada.

“Sama sekali dak tau bang, Sayo lihat di facebook banyak foto itu beredar sayo jugo ngirim. Kalau masalah dendam dengan Polisi saya juga dak pernah berurusan dengan Polisi, “bebernya.

Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman, S.I.K, melalui Kapolsek Tebo Tengah Moh.Hasyim Asy’ari saat di konfirmasi membenarkan ada seorang warga memposting foto di kolom Group Facebook Kabar Resmi Polres Tebo. Dengan adanya temuan tersebut, kami pun langsung melakukan penyelidikan.

“Akhirnya kita menyelidiki pemilik akun facebook tersebut dan berhasil mengetahui keberadaan pelaku,” jelas Kapolsek Tebo Tengah Moh.Hasyim.

Imbuh Kapolsek, bahwa sebelumnya pihak Polisi melakukan negosiasi dengan pihak keluarga pelaku, dengan tujuan supaya pelaku segera menyerahkan diri ke Polisi.

“Kita sempat melakujan dialog dengan pihak keluarga pelaku, dan akhirnya pelaku segera menyerahkan diri ke Polsek Tebo Tengah.l, ” urai Kapolsek .

Dikatajannya, Terkait foto yang pelaku unggah di Facebook sudah melanggar Pasal 28 ayat, 2 dan pasal 45 ayat 2 dengan hukuman 6 tahun dan denda 1 Milyar atas dasar UU No.19 tahun 2016 atas perubahan UU No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

“Pelaku sudah kita periksa dan dari hasil keterangannya, pelaku mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada Polisi, “terang Kapolsek Tebo Tengah.

Masih menurut Kapolsek , pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tebo, supaya berhati-hati dalam menggunakan sosial media apapun bentuknya.

“Kita ingatkan kepada masyarakat agar bijak dalam menggunakan medsos dan dicek dulu kebenaranya sebelum memposting atau meyebarkan, karena saat ini menjamur beredar berita hoax bertujuan mengadu domba untuk memecah belah kesatuan NKRI,” katanya. ( asa)

ADVERTISEMENT