Bagi Fadli sang Petani, Pelayanan JKN-KIS Melebihi Ekspektasi

0
Fadli Petani, Merasakan Nayaman dengan Pelayanan JKN-KIS Melebihi Ekspektasi. Foto : Juliansyah/BPJS

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Putra Fadli (29) adalah seorang petani karet di wilayah Unit 7 Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo. Ia sudah menjadi peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Kelas 3 yang telah terdaftar sejak tahun 2014. Pernah merasakan kekhawatiran saat memikirkan biaya persalinan anak pertamanya.

“Sebagai kepala rumah tangga tentu menjadi tanggung jawab saya ketika beberapa tahun lalu istri saya akan melahirkan anak pertama kami. Saya berusaha mempersiapkan semuanya, termasuk juga dengan perkiraan biaya yang harus disiapkan. Pada saat istri saya bersalin di bidan, diinformasikan oleh bidan bahwa ada JKN-KIS yang dihadirkan pemerintah untuk menjamin kesehatan masyarakatnya,” cerita Fadli kepada Jamkesnews pada saat kelahiran anak keduanya, Selasa (22/03).

Sadar program tersebut akan berkembang dan membantu banyak orang, Fadli langsung mendaftarkan dirinya dan keluarganya sebagai peserta JKN-KIS. Ia juga rutin membayar iuran agar kartu selalu aktif dan dapat digunakan kapan saja, hingga pada akhirnya manfaatnya dirasakan langsung saat persalinan anak keduanya yang harus dilakukan tindakan operasi caesar.

“Karena sudah memiliki JKN-KIS, pada kehamilan kedua istri saya selalu konsultasi dan berobat gratis. Jadi kira-kira 2 minggu sebelum persalinan kami konsultasi lagi. Dari hasil pengecekan, ternyata posisi bayi kami dalam keadaan melintang dan harus segera dioperasi. Alhamdulillah proses operasinya berjalan lancar dan putri kedua kami lahir dengan kondisi sehat,” tambah Fadli.

Mengingat pekerjaan Fadli yang notabene seorang petani, kehadiran Program JKN-KIS yang menanggung seluruh biaya operasi istrinya tentu sangat berarti baginya.

“Saya sudah merasakan banyak maanfaat dari hadirnya program ini. Dari segi pelayanan dan fasilitas yang saya dapati sangatlah melebihi ekspektasi saya. Padahal iuran yang saya bayarkan setiap bulan bisa dibilang terjangkau untuk saya yang kerjanya bertani,” ujar Fadli.

Di akhir percakapan, Fadli mengutarakan rasa terima kasih dengan adanya Program JKN-KIS yang dikelola dengan baik oleh BPJS Kesehatan serta fasilitas kesehatan yang telah memberikan layanan yang ramah dan memuaskan.

“Tentu saya sangat tertolong dan terbantu dengan hadirnya Program JKN-KIS ini, harapan kami akan selalu ada program ini sampai kapan pun karena kami sudah merasakan manfaatnya. Dengan rutin membayar iuran maka jaminan kesehatan kita sekeluarga dapat tertolong. Kalau pakai biaya sendiri tentulah sangat besar, sedangkan beli motor saja kami tidak sanggup apalagi harus mengumpulkan biaya persalinan sebesar itu dalam semalam,” kata Fadil. (jul)