Wujudkan Kota Pendidikan, STIA Setih Setio Jalin Komunikasi bersama Bappeda Bungo

Dibaca: 1.270 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bungo terus menjalin Komunikasi bersama Perguruan tinggi se- Kabupaten Bungo.

Selain mengundang Pimpinan STKIP MB, UMB dan IAI Yasni Muara Bungo. Pihak Bappeda Bungo menjalin komunikasi bersama unsur Pimpinan STIA Setih Setio Muara Bungo, Kamis (25/2/2021) kemarin.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang kerja Kepala Bappeda Bungo tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Bungo dalam pembangunan bidang pendidikan, dan menjadikan Kabupaten Bungo sebagai Kota Pendidikan.

Dengan meningkatkan sumber daya manusia yang Unggul dan Kompetitif melalui pelayanan pendidikan yang berkualitas dan pelayanan kesehatan yang yerjangkau.

Tampak hadir dalam diskusi tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Bungo H. Deddy Irawan, SE., MM. Kepala Sub Bidang PKSDA Bidang Sarana dan Prasarana Bappeda Dr. Auri Adham Putro. Dr. Yunardi, Perencana Ahli Madya Bappeda. Dr. Muslim, Analis Perhubungan Darat Bidang Sarana dan Prasarana Bappeda. Dr. Aminah, Fungsional Umum Bappeda. Mardizan, SE, Kasubbid Kesejahteraan Rakyat Bidang Sosial dan Budaya Bappeda,

Dari unsur STIA, Hasdani, S.Sos., M.Si Ketua STIA Setih Setio, Widya Pratiwi, S.E., M.Si., Ak., CA. Wakil Ketua II, Leni Marlina, S.Sos Kepala Sub Bagian Kepegawaian STIA Setih Setio.

Ketua STIA Setih Setio Muara Bungo, Hasdani, S.Sos., M.Si mengatakan sangat mendukung program Pemkab Bungo dalam menjadikan Bungo sebagai kota Pendidikan. Dan juga konsisten dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“STIA saat ini lebih berfokus pada upaya meningkatkan mutu atau kualitas mahasiswa yang dalam prakteknya, diimplementasikan melalui berbagai kegiatan peningkatan keterampilan skill,” kata Hasdani.

Menurutnya dari sisi sarana dan prasarana, STIA SS masih memerlukan dukungan dari sisi peralatan, seperti peralatan pada Laboratorium Bahasa.

“Dukungan anggaran yang memadai merupakan faktor penting dalam penyelenggaraan dunia pendidikan tinggi,” tutup Hasdani.

Sementara kepala Bappeda Bungo, H. Deddy Irawan, berharap keberadaan Perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Bungo dapat membawa dampak positif dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Seperti pada pembangunan sumber daya manusia dalam prakteknya dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan.

“Seperti pengabdian kepada masyarakat (PKM) berbasis sinergi pemerintah daerah dengan perguruan tinggi, kuliah kerja usaha (KKU) dalam rangka penguatan pada program gerakan dusun mmbangun (GDM) di berbagai dusun,” cetus Deddy.

Kata Deddy, pemerintah daerah terus  berkomitmen membantu perguruan tinggi, dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Namun Pemerintah daerah juga memerlukan dukungan atau support dari perguruan tinggi.

Seperti dalam upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), guna mewujudkan Visi Bungo Master Tahun 2021 dan kesinambungan Visi Bungo Master Tahun 2026.

“Sinergi bersama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi senantiasa perlu dibangun melalui berbagai upaya, pelibatan keduanya dalam berbagai kegiatan yang saling menguntungkan,” pungkasnya. (jul)

ADVERTISEMENT