Respon Cepat Curhat Warga, Polres Bungo Amankan Motor Knalpot Brong

Tampak Sejumlah Pelanggaran langsung ditindak oleh Satlantas Polres Bungo. Foto : sidakpost.id/zakaria

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Jajaran Polres Bungo dalam hal ini, Satlantas bergerak cepat menanggapi curhatan masyarakat dalam giat “Jumat Curhat” terkait banyak sepeda motor knalpot brong dan bala liar di dalam kota Muara Bungo.

Hal itu, dibuktikan dengan aksi nyata dari Satlantas Polres Bungo berhasil amankan 16 sepeda motor knalpot brong, 47 tidak menggunakan helm, 12 tak gunakan spion, 5 TNKB, dengan jumlah pelanggaran 80, 38 sepeda motor.

Kasat Lantas Polres Bungo, Iptu Steffan kepada sidakpost mengatakan, razia yang digelar ini karena banyaknya curhatan dari warga sering terganggu dengan sepeda motor knalpot brong. Untuk itu, atensi dari bapak Kapolres jelas tak ada lagi knalpot brong hingga balap liar.

“Dari hasil razia yang digelar banyak yang terjaring. Baik itu, motor knalpot brong, tak lengkap surat-surat, hingga pelanggaran lain. Seperti tak menggunakan helm dan spion saat berkendaraan. Semua pemotor yang knalpot brong akan ditindak,” ungkap Kasat Lantas, Jumat (27/1/2023).

Dijelaskan, tentu kegiatan razia ini tidak lepas dari curhatan masyarakat kepada bapak Kapolres Bungo saat Jumat Curhat. Berkat informasi itu maka Satlantas turun ke jalan untuk menindak pengendara yang melanggar.

“Giat Seperti ini, akan terus kami lakukan sampai tidak ada lagi pemotor yang pakai knalpot brong atau yang melanggar tatib lalu lintas. Dari hasil razia yang dilakukan dominan pengguna knalpot brong adalah anak muda atau masih usia sekolah,” kata Iptu Steffan.

Terpisah, Kapolres Bungo, AKBP Wahyu Bram dengan tegas mengatakan, semua tindakan adalah keseriusan menanggapi semua keluhan dan curhatan masyarakat. Dari laporan Satlantas banyak pelanggar menggunakan knalpot brong didominasi oleh anak muda.

“Selain itu, untuk laporan masyarakat ada balap liar di jalan lintas sumatera secepat mungkin akan dilakukan penertiban, serta patroli ke tempat yang dianggap rawan pencurian dan tindakan kriminal lainnya,” ucap Bram. (zek)