H Yani Bantah Tudingan TPK, Kalau Dia Merusak Bangunan Parit Beton

Dibaca: 616 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Terkait adanya tudingan pengrusakan pembangunan Parit Beton di dusun Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang, akhirnya H Yani oknum yang disebut oleh TPK, angkat bicara terkait tudingan itu, Jumat (26/10/2018).

Saat dimonfirmasi, H Yani mengatakan, bahwa apa yang dituding oleh TPK dan Rio kalau dirinya merusak bangunan parit beton di yang sedang di bangun itu tidak benar.

“Memang ada air yang saya masukan ke parit beton, untuk memastikan apakah parit beton yang dibangun itu sesuai apa tidak dengan rencana awal pengerjaan. Karena dibangunnnya parit ini, tak lain untuk mengatasi agar saat hujan turun tidak terjadi lagi genangan air,” ujarnya.

Sebut H Yani, secara pribadi dirinya sangat senang ada bangunan parit beton di sekitar rumahnya, dan tidak mungkin, dirinya sengaja merusak bangunan yang diperuntukan untuk kepentingan orang banyak.

“Kemaren itu, istri saya bilang coba dimasukan air ke dalam parit itu, apakah mengalir apa tidak air ke pembuangan akhir. Karena dilihat dataran yang dibangun posisinya agak rendah dari pembuangan akhir. Kalau kondisi ini, terjadi maka air tak akan mengalir dan tetap tergenang di dalam parit,” kata H Yani.

Karena posisi parit beton yang di depan rumahnya hingga ke pembuangan akhir, agak berbeda datarannya. Jadi kalau parit beton itu tidak dibangun dengan kajian yang matang maka air tidak akan mengalir ke pembuangan akhir.

“Sebelum memasukan air ke dalam parit beton itu, istri saya sudah memberi tahu RT setempat bahwa mau melihat apakah aor mengalir apa tidak. Istri saya juga Sekretaris BPD Seberang Jaya, jadi dia ingin melihat apakah benar air mengalir apa tidak ke pembuangan akhir. Tidak ada niat saya ingin merusak bangunan itu,” kata H Yani.

Sementara itu, ketua Pemuda Dusun Seberang Jaya, Zulkifli dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini apa yang dituding oleh TPK dan Rio kepada pak H Yani, itu tidak benar. Karena dirinya bersama warga lain sudah melihat hasil bangunan parit itu ada kejanggalan.

Jadi secara tegas dia katakan, bahwa tudingan yang dilaporkan oleh TPK itu, tidak masuk akal kalau pak H Yani merusak bangunan parit beton yang sedang di bangun.

” Tak ada bangunan yang rusak kok yang ada hanya ada air didalam parit beton untuk melihat apakah air mengalir apa tidak ke pembuangan akhir, karena posisi didekat rumah pak H Yani agak rendah,” ujar Zulkifli. (zek)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*