Gubernur Jambi Tanam Porang dengan Sistem Tumpang Sari di Simpang Babeko

Dibaca: 249 kali
Gubernur Jambi Tanam Porang di Simpang Babeko, Kecamatan Bathin II Bhabeko, Bungo/Foto : sidakpost.id

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Gubernur Jambi Dr H Al Haris, didampingi Wakil Bupati Bungo H Safrudin Dwi Aprianto Kadis TPHP Bungo dan petani Porang menanam dengan sistem tumpang sari yang dipadukan dengan tanaman kacang tanah, kedelai dan sayuran, pada Jumat (24/12).

Ketua Petani Porang kabupaten Bungo Miftahul ikhlas menjelaskan, tanaman porang sekarang sudah menjadi tren di kalangan petani di beberapa daerah. Tak terkeculi di Bungo juga sedang dimulai.

“Karena memang, umbi-umbian porang dapat dimanfaatkan untuk pengganti nasi kedepannya. Karena nasi sendiri mengandung gula, sedangkan porang tidak. Ini sangat bagus bagi kesehatan,” ujar Miftahul.

Dikatakannya, dengan menanam porang, tentu masyarakat di kecamatan Bathin II Babeko bisa membudidayakan porang jadi peluang usaha yang menjanjikan untuk masa depan. Karena memang di Babeko masyarakatnya banyak pekerja PETI.

“Kami ingin mengajak seluruh warga di Babeko ini untuk memanfaatkan lahan tidur, untuk ditanam tanaman yang bisa menghasilkan uang. Salah satunya yang sedang kita lakukan yakni porang,”kata Miftahul, Sabtu (25/12/2021).

Porang juga bagus kata Miftahul ikhlas ditanam dengan sistem tumpang sari. Bisa ditanam di bawah sawit atau yang lainnya.”Kami sangat yakin dengan kerja keras dan kesungguhan maka kedepan porang ini akan meningkatkan ekonomi, “tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi H Al Haris sangat apresiasi semangat masyarakat untuk bertani menanam porang dengan sistem tumpang sari.

“Saya bangga dengan petani di Bungo berani tanam porang, saya yakin dan percaya, sesuatu yang di mulai pasti ada hasil nya, maka nya saya berharap jangan ragu-ragu lagi untuk memulai,” ujar Al Haris.

Bahkan kata Al Haris, bahwa yang di tanam akan ada pangsa pasarnya, apa lagi porang sudah menjadi program Presiden dan menjadi konsumsi Dunia. Untuk di Jambi sendiri, banyak belum mulai untuk menanam porang ini.

“Kuncinya yakin dan percaya apa yang kita tanam akan ada hasil yang didapat, melalui dinas TPHP kedepannya bisa membantu petani untuk mencari pangsa pasarnya, dari awal tanam sudah ada calon pembelinya, agar dikemudian hari tidak menjadi repot,” terangnya.

Muhammad Hasbi Kepala Dinas TPHP Bungo menyebutkan, Porang adalah komoditi baru yang saat ini sedang tren dan diminati. Ini menjadi peluang yang harus didukung dan didorong supaya petani di Bungo bisa untuk memulai menanam porang.

“Bapak Gubernur Jambi sudah bilang semua harus berani untuk memulai agar tahu bagaimana hasil kedepan. Semua itu akan memerlukan kegigihan petani dalam menanam porang itu sendiri,”kata Hasbi. (adv/jul)

ADVERTISEMENT