BPJS Ketenagakerjaan Muara Bungo Lindungi Atlet Arung Jeram di Kejurnas

Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Muara Bungo, Kunto Baskoro, didampingi Kepala Bidang Kepesertaan Rina Septiana. Berikan kartu BPJS Tenaga kerja kepada atlet Arung Jeram, Jumat (25/11) Foto : Sidakpost.id/Juliansyah. Biro Bungo

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Belasan atlet tergabung dalam Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Bungo, mendapat perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.

Perlindungan jaminan sosial di tandai dengan penyerahan kartu kepesertaan secara simbolis oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Muara Bungo kepada atlet arung jeram Kabupaten Bungo. Kegiatan tersebut berlangsung di aula kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan Muara Bungo, Jumat (25/11/2022).

Jaminan sosial tersebut, diberikan kepada 16 atlet dan official arung jeram Kabupaten Bungo, untuk mewakili Provinsi Jambi dalam kejuaraan nasional (Kejurnas) di Sungai Pekalen, Probolinggo, Jatim, pada 29 November hingga 4 Desember 2022 mendatang.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo, Kunto Baskoro mengatakan, jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) adalah suatu bentuk perlindungan yang diberikan kepada pekerja yang mengalami risiko saat bekerja.

Tidak hanya diberikan terhadap pekerja formal, jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut juga diberikan bagi pekerja informal, termasuk bagi para atlet arung jeram.

Ditambahkan Kunto, begitu banyak manfaat yang akan didapatkan jika sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Segala resiko yang akan timbul, baik itu kecelakaan kerja maupun kematian semua nya akan dilindungi.

“Arung jeram ini termasuk olahraga yang risikonya sangat tinggi. Dengan diberikan
jaminan sosial ini, para atlet akan lebih merasa aman dan terlindungi ketika terjadi risiko yang tidak diinginkan,” ujar Kunto

Sementara itu, Ketua FAJI Kabupaten Bungo, Ahmad Khoiri mengungkapkan, ini bukan kali pertama atlet FAJI Kabupaten Bungo terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut dia, mulai sejak dari tahun 2018 lalu, telah begitu banyak manfaat dan kemudahan yang telah diberikan BPJS Ketenagakerjaan.

Khoiri merasa, ini adalah langkah yang sangat baik dan positif. Dengan adanya perlindungan jaminan sosial tersebut, para atlet merasa terlindungi, ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Memang, kita berharap hal-hal yang tidak diinginkan itu terjadi, namun, dengan adanya jaminan sosial ini kita merasa aman dan terlindungi,” angkap Ahmad Khoiri, Ketua FAJI Kabupaten Bungo.

Lebih lanjut, Khoiri menjelaskan, bahwa berbagai prestasi telah diraih oleh FAJI Kabupaten Bungo, mulai dari Kejurprov, Porprov, Kejurnas hingga Kejuaraan Dunia.

“Alhamdulillah di tahun 2019, FAJI Kabupaten Bungo meraih peringkat 2
Kejurnas dan di tahun yang sama juga mampu raih peringkat 2 Kejuaraan dunia kategori junior putri dan masih banyak prestasi lainnya,” paparnya.

Tidak sampai disitu, bahwa Kejurnas kali ini, juga merupakan langkah awal untuk meraih tiket mengikuti Kejuaraan Dunia IRF atau Word Cup. ” Tak hanya itu, Kejurnas ini juga menjadi seleksi dan persiapan PON 2024 di Aceh mendatang,” tukasnya. (Jul)