BPOM Jambi : 50 Produk Pangan Beredar di Tebo Uji Labor Dinyatakan Negatif

Dibaca: 470 kali

SIDAKPOST.ID,TEBO – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jambi Ujang Supriyatna, A.pt menggelar sosialisasi tentang bahan berbahaya untuk produk pangan dan sekaligus pencanangan Pasar Sarinah aman dari bahan berbahaya tahun 2017.

Sosialisasi dilaksanakan di Pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo, Rabu ( 25/10/2017).  Hadir BPOM Jambi, Kadis Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Tebo, Dinas Kesehatan Tebo, Forkopincam,  Kasi Pem, Ketua RW/RT, Tokoh masyarakat dan Undangan lainnya.

Kepala BPOM Povinsi Jambi Drs Ujang Supriyatna, A.pt, mengatakan Kabupaten Tebo merupakan Kabupaten yang ke 5 di Provinsi Jambi yang dicanangkan menjadi Pasar Aman Bahan Berbahaya Tahun 2017.

Dalam Pencanangan ini, Pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung ditunjuk menjadi Pasar Percontohan Aman dari Bahan Berbahaya di Kabupaten Tebo.

“Tujuan dicanangkannya Pasar Sarinah menjadi Percontohan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya untuk Produk Pangan, sehingga Pasar Tradisional ini  bebas dari produk pangan yang terkontaminasi dari bahan berbahaya seperti Boraks, Zat Pewarna Pakaian dan Formalin,” papar Ujang.

Dikatakan, adanyanya produk pangan yang mengandung bahan berbahaya yang ditemukan oleh BPOM Provinsi Jambi, oleh sebab itu jangan sampai ada kejadian serupa, BPOM meminimalisir bekerjasama dengan lintas sektoral melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Selain BPOM mengelar sosialisasi juga melakukan pengecekkan sejumlah produk pangan yang ada di Pasar Sarinah, sekaligus menguji secara langsung melalui mobil unit laboratorium BPOM Jambi yang berada dilapangan.

“Sebanyak 50 produk pangan yang beredar di Pasar Sarinah sudah diambil Sample dan langsung diuji di mobil unit laboratoriun BPOM Jambi, dan hasilnya ke 50 produk pangan tersebut dinyatakan negatif. Pihak BPOM Jambi selain menggelar sosialisasi juga memasang banner ataupun sepanduk yang berisikan kampanye bahan berbahaya untuk diketahui oleh seluruh masyarakat,” Ujar Kepala BPOM Jambi

Kadis Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Tebo Zulkarnaini,SE mengatakan, di Kabupaten Tebo tak kurang dari 40 Pasar Tradisional dan bersyukurlah karena Pasar Sarinah Wirotho Agung ditunjuk sebagai percontohan Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya 2017.

Oleh sebab itu, BPOM, Dinas Instansi terkait bersama masyarakat untuk bersama-sama memerangi bahan berbahaya yang digunakan untuk produk pangan yang ada di Pasar Sarinah Rimbo Bujang khususnya dan Kabupaten Tebo pada umumnya.

“Mari kita bersama-sama petugas pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk memerangi bahan berbahaya yang digunakan untuk produk pangan yang dapat merusak kesehatan manusia. Pencangan Pasar Sarinah Aman Bahan Berbahaya 2017 secara resmi  dibuka,” Ucap Zulkarnaini.

Sementara itu, Sarino yang membidangi Pangan BPOM Jambi dikonfirmasi  sidakpost.id, membenarkan pihaknya telah mengambil 50  Sample Produk Pangan yang beredar di Pasar Tradisional Sarinah Wirotho Agung.

“50 produk pangan yang beredar di Pasar Sarinah yang diambil Sample BPOM antara lain  jenis Kerupuk, Roti kering,Kuwe Ratu, Bumbu masak, Mie Kuning,Tahu Goreng, Ikan teri, Ikan asin, Ikan nila, Ikan tawar, Ayam potong dan lainnya. Semua sample tersrebut langsung di Uji Labor BPOM Jambi,” kata Sarino. (asa)

 

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT