Ratusan Mahasiswa Bungo Gelar Aksi di Kantor DPRD

Dibaca: 734 kali
Ketua Sementara DPRD Bungo, Martunis Terima Ratusan Mahasiswa

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Aksi unjuk rasa juga terjadi di Kabupaten Bungo, terlihat, Rabu (25/09/2019). Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus gelar aksi damai di depan kantor DPRD Bungo.

Kedatangan ratusan mahasiswa, untuk menyampaikan aspirasinya, menolak pengesahan RKUHP serta menuntut pembatalan UU KPK. Berbagai tulisan terlihat karton saat aksi berlangsung.

Aksi damai tersebut sempat memanas, pasalnya para mahasiswa memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Bungo untuk bertemu anggota dewan, namun aksi itu sempat bisa direda petugas keamanan.

Deby koordinator aksi, kepada awak media mengatakan adapun sejumlah tuntutan yang didesak oleh mahasiswa dalam aksi ini,

“Aksi pada hari ini, sama dengan aksi nasional mendesak DPRD sampai pusat untuk menolak RUU KPK, RUU KUHP dan lainnya, akhir nya tuntuan tersebut sudah diterima dan ditangani oleh Ketua DPRD Bungo sementara,” katanya.

Ada 7 tuntutan mahasiswa yang mendesak agar segera dikabulakan yakni :

1. Menolak RKUHP, RUU pertambangan minerba, RUU pertanahan, RUU permasyarakatan, RUU ketenagakerjaan, mendesak pembatalan UU KPK dan UU SDA, serta mendesak disahkan RUU PKS dan RUU perlindungan pekerja rumah tangga.

2. Membatalkan pimpinan KPK bermasalah pilihan DPR.

3. Tolak TNI dan Polri menduduki jabatan sipil.

4. stop militerisme di Papua dan daerah lain, bebaskan tahanan politik papua segera.

5. Hentikan kriminalisasi aktivis.

6. Hentikan pembakaran hutan di kalimatan dan sumatera yang dilakukan oleh korporasi dan pidanakan korporasi pembakar hutan serta cabut izinnya.

7. Tuntaskan pelanggaran HAM dan adili penjahat HAM, termasuk yang duduk dilingkaran kekuasaan dan pulihkan hak-hak korban segera.

Martunis ketua sementara DPRD Kabupaten Bungo sementara, saat menemui para pedemo mengatakan, DPRD Bungo menerima tuntutan mahasiswa dan bersedia untuk menandatangani.

” Tuntutan adik-adik sudah kami baca, ada tujuh tuntutan, kami dari legislatif bukan hanya dari pimpinan saja tetapi beserta anggota bersedia untuk menandatangi tuntutannya,”tukasnya. (jul)

ADVERTISEMENT