Gunakan Sepeda Motor, Sertu Misnadi dan Bripka Hotler Siaran Karhutla

Dibaca: 161 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Untuk mencegah serta deteksi dini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) para Babinsa dan Bhabinkamtibmas (BKTM) yang ada diwilayah Kabupaten Tebo, terus gencar bersama – sama melakukan Patroli dan sosialisasi mencegah kebakaran yang dominan bisa terjadi dimusim kemarau, akibat adanya titik api yang ditimbulkan oleh kelalaian manusia.

Kali ini Babinsa Sertu Misnadi Koramil 416 – 07/Rimbo Bujang Kodim 0416/Bute bersama Bahabinkamtibmas (BKTM) Bripka Hotler Panjaitan Polsek Rimbo Ilir Polres Tebo, melaksanakan Patroli Karhutla dengan berboncengan Sepeda motor dan Siaran keliling menggunakan pengeras suara (toa).

Siaran keliling menggunakan kendaraan roda dua ini dengan menempuh rute, jalan utama Desa Sumber Agung maupun jalan jalur menuju perkebunan warga, Minggu (25/8/2019).

Babinsa Sertu Misnadi saat dikonfirmasi membenarkan dirinya bersama BKTM Bripka Hotler Panjaitan melaksanakan Patroli Karhutla sekaligus siaran keliling untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan diwilayah Sumber Agung Rimbo Ilir.

“Kepada masyarakat mari kita mencegah terjadinya kebakakaran, jangan membuka lahan untuk kebun dengan cara membakar, jangan buang puntung rokok dan jangan membakar sampah dikebun atau dekat perumahan masyarakat,” ujar Babinsa Sertu Misnadi.

Ditambahkan oleh BKTM Bripka Hotler Panjaitan, menurutnya dimusim kemarau seperti sekarang ini dominan terjadi kebakaran hutan dan lahan maupun lainnya. Oleh karenanya, seluruh elemen mssyarakat harus peduli bersama – sama ikut memantau dan mengawasi serta patroli untuk mencegah terjadinya kebakaran.

“Pelaku pembakaran hutan dan lahan dihukum cukup berat, mari kita dengan penuh kesadaran bersama – sama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lshan,” kata BKTM Bripka Hotler.

Maklumat dan untuk diketahui, Pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenakan ancaman kurungan penjara paling lama 10 tahun dan membayar denda paling banyak sebesar Rp 10 Milyar rupiah.

Sesuai dengan UU Nomor 32 tahun 2009, Pasal 108 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) apabila diketahui serta dapat dibuktikan secara hukuman melalui Sidang di Pengadilan atau meja hijau. (asa)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT