Babinsa Koramil 03/Sungai Bengkal Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola

Dibaca: 94 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Sore kemarin, Petinggi desa Tabun arang, secara resmi membuka turnamen sepak bola Desa Tabun Arang Tahun 2019 yang di ikuti 11 tim kesebelasan dari berbagai desa di kecamatan Muara Tabir.

Pembukaan turnamen tersebut di laksanakan di Lapangan sepak bola desa tabun arang dan akan berlangsung hingga 05 September mendatang,
Minggu (25/08/2019).

Babinsa Koramil 416-03/Sungai Bengkal Serda Jimmy Setiawa, turut hadir dalam pembukaan turnamen tersebut.

Dalam sambutannya dan sekaligus membuka secara resmi acara turnamen tersebut, kepala desa tabun arang Ali Sadikin menyampaikan, bahwa pertandingan sepak bola merupakan kompetisi olahraga paling eksekutif, dimana sepak bola merupakan olah raga dengan penonton yang paling banyak di bandingkan dengan oleh raga lainnya.

“Jangan sampai hanya karena bola kaki kita malah menjadi musuh. Kita malah menjadi renggang. Kita malah membuat dendam. Banyak kejadian di luar sana, hanya karena sepakbola lalu tawuran, berkelahi dan jadi perang kampung. Itu adalah contoh tidak baik. Jangan sampai kita terjebak dalam pola pikir dangkal. Kita ini diberi anugerah untuk berfikir matang dan untuk bersabar. Jadikan sebagai ajang silaturrahmi antar desa”, himbau Ali Sadikin di depan para pemain dan penonton.

Ali Sadikin menambahkan, turnamen ini merupakan pertandingan untuk mencari bibit-bibit baru generasi penerus pemain sepak bola, yang nantinya akan di pilih klub atau tim mana yang paling bagus untuk mewakili kecamatan Muara Tabir ke ajang yang lebih tinggi ke tingkat kabupaten Tebo.

“Dalam kompetisi ini semua harus selalu menjunjung tinggi sportivitas di lapangan. Semoga dapat berjalan dengan aman dan lancar,” imbuhnya.

Sementara itu, Babinsa Serda Jimmy Setiawan mengharapkan kepada semua tim yang bertanding, untuk menjaga Sportifitas dan fair play saat pertandingan. Pemain, official dan juga penonton harus bersikap dewasa. Jangan mengandalkan ego masing-masing.

“Permainan adalah permainan, yang kalah harus legawa dan yang menang juga tetap merendah. Kekalahan adalah pelajaran berharga, sedangkan kemenangan bukan akhir sebuah prestasi. Kalah menang itu adalah hal biasa dalam pertandingan, yang tepenting sportifitas, persaudaraan dan juga pendewasaan diri,” terang Babinsa.

Di lanjutkannya, untuk para suporter harus tetap tenang selama pertandingan, boleh memberikan semangat tetapi jangan sampai menyakiti perasaan orang lain.

“Saya juga berpesan kepada penonton agar tidak mudah terprovokasi dan memprovokasi. Kami juga memberikan rasa hormat yang tinggi kepada penonton yang tidak membuang sampah sembarangan. Kami harap sampah yang dibawa agar dibuang pada tempatnya,” tandasnya.

Untuk pertama kali, tim yang bertanding antara kesebalasan desa Tabun arang dan desa Bako Pintas, dengan skor kemenangan 2-0 untuk desa Tabun arang. (red)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT