Gubernur Jambi Fachrori, Apresiasi Kemitraan Petani Dengan PT LAJ

Dibaca: 178 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Petani di wilayah kerja PT Lestari Asri Jaya dan PT Wanamukti Wisesa (PT LAJ – PT WMW ), kini bisa bekerja dengan tenang. Pasalnya inisiasi kedua perusahaan HTI karet alam berkelanjutan aktivitas pertanian yang mereka lakukan saat ini, telah memiliki kekuatan hukum.

Penyerahan (SK Kulin KK) kepada dua Kelompok Tani Hutan (KTH) adalah yang pertama untuk Petani di HTI Jambi, yakni KTH Karang Jaya yang berlokasi di areal PT Lestari Asri Jaya, KTH Wana Mitra Lestari berlokasi di wilayah PT Wanamukti Wisesa, dilaksanakan di Desa Muara Sekalo Kecamatan SumayKabupaten Tebo. Jumat (24/07/2020), kemarin.

Gubernur Jambi Fachrori Umar dalam sambutannya memberi apresiasi tinggi pada program kemitraan petani dengan PT LAJ dan PT WW, program yang dijalankan kedua perusahaan HTI karet bisa diadaptasi oleh perusahaan-perusahaan perkebunan lain di Jambi.

“Saya berharap SK Kulin KK ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas perekonomian masyarakat sekitar perusahaan, manfaatkanlah hasil alam ini untuk kepentingan yang positif, “kata Fachrori.

Ini adalah contoh nyata perusahaan perkebunan yang prorakyat. Tidak hanya mengolah hasil alam, tapi juga berkontribusi positif bagi warga sekitar perusahaan. Dengan begini sinergitas masyarakat sekitar dengan perusahaan bisa terus berjalan ideal. ” ujar Fachrori.

Sememtara, General Manager PT LAJ dan PT WW Widyarsono menyebutkan, kedua perusahaan HTI Karet alam berkelanjutan berkomitmen sangat mendukung kegiatan perhutanan sosial, yang merupakan program pemerintah melalui skema kemitraan kehutanan.

“SK Kulin KK bagi KTH Karang Jaya dan KTH Wana Mitra Lestari merupakan yang pertama untuk area Hutan Tanaman Industri di Provinsi Jambi, selain bermitra dengan KTH Karang Jaya dan KTH Wanamitra Lestari, perusahaan juga membina 6 KTH lainnya. Dua Kelompok Wanita Tani dan 1 Gabungan Kelompok Tani, dengan total anggota 263 petani,”bebernya.

Bahkan pihaknya juga berkomitmen untuk melanjutkan kemitraan secara berkelanjutan dan berkontribusi besar dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

Dalam SK Kulin KK merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat, serta dukungan perusahaan terhadap program nasional perhutanan sosial untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan khususnya petani.

“Program juga diterapkan di pemukiman karyawan dan menjadi muatan lokal di sekolah sekitar area kerja PT LAJ dan PT Wanamukti. Melalui program tersebut perusahaan tidak hanya memberikan pelatihan dan pendampingan, tapi  juga memberikan benih tanaman, ikan dan sarana pertanian hingga membeli hasil panen petani,” tutupnya.

Ketua KTH Karang Jaya, Hasmon Ovezar mengatakan, merasa bersyukur dengan penyerahan SK dan pihaknya berterima kasih kepada Gubernur Jambi. Dengan adanya SK ini tentu lebih tenang, dalam memanfaatkan lahan dan melakukan kegiatan pertanian.

“Para petani anggota KTH Karang Jaya sudah bermitra cukup lama dengan  PT LAJ dan PT WW melalui kemitraan tersebut, anggota kelompok taninya mendapatkan pelatihan budidaya tanaman pangan dan sayuran serta perikanan. Selain itu juga mendapatkan bantuan benih, hasil panen kami pun dibeli oleh perusahaan,” kata Hasmon Ovezar.

Ketua KTH Wana Mitra Lestari Sugiyo menyampaikan kelompok tani yang iaq pimpin merupakan mitra PT dari Wanamukti Wisesa, kelompok taninya dapat menghemat pengeluaran sebab untuk kebutuhan pokok sudah dapat terpenuhi dari hasil panen tersebut.

“Kemitraan dengan perusahaan ini sangat menguntungkan kami sebab ketika harga sawit jatuh, kami mendapat penghasilan tambahan dari tanaman pangan dan sayuran. Kami berharap program kemitraan tersebut dapat terus berjalan, sebab sangat bermanfaat dan membantu petani yang berada di sekitar hutan,” ucap Lestari Sugiyo. (nwr/asa)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT