Angka Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan di Jambi Meningkat

Kepala UPTD-PPA, provinsi Jambi, Asi Noprini. Kamis (24/11). Foto : sidakpost id/Ratna. Biro Jambi

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Angka kekerasan terhadap perempuan dan anak terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu disampaikan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan anak (UPTD-PPA) Provinsi Jambi.

Kepala UPTD-PPA, provinsi Jambi, Asi Noprini, mengatakan sampai tanggal 18 November 2022 angka kekerasan terhadap anak dan perempuan terus mengalami peningkatan.

“Tahun ini dari mulai bulan Januari sampai 18 November, terdapat 99 kasus terhadap anak yang di terima mulai dari kekerasan fisik, seksual dan lainya,” katanya.

Dijelaskan, jumlah anak-anak menerima kekerasan fisik, untuk laki-laki berjumlah 12 orang dan 9 anak perempuan. Sedangkan untuk korban psikis anak laki-laki 22 orang dan perempuan 66 orang.

Sedangkan untuk korban, kekerasan seksual untuk anak laki-laki sebanyak 1 orang dan 63 orang anak perempuan, dan korban penelantaran untuk anak laki-laki 3 orang dan 2 orang perempuan.

“Bahkan untuk korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pada tahun ini ada 3 orang anak perempuan dan kosong anak laki-laki,” jelasnya, Kamis (24/11).

Ia menambahkan, motif pelaku biasanya berbeda-beda sedangkan pelaku sendiri berasal dari keluarga terdekat seperti ayah kandung, teman, Datuk, bahkan paman.

“Dibandingkan anak laki-laki, anak perempuan lebih banyak menerima kekerasan fisik, psikis bahkan seksual dan sampai hari ini ada satu orang anak di evakuasi ke rumah perlindungan, karena merupakan korban kasus kekerasan dalam rumah tangga,” tukasnya. (rsa)