Warga Desa Tuo Sepunggur Sambut Hangat Layanan PDKT BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Gelar Pelayanan ke Desa. Foto : sidakpost/juliansyah

SIDAKPOST.ID, BUNGO, –  BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo kembali mengadakan kegiatan Pelayanan Desa dan Kecamatan Terpadu (PDKT) kepada warga masyarakat di Desa Tuo Sepunggur Kecamatan Batin II Babeko, Kabupaten Bungo.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo, Neri Eka Putri terkesan atas antusias warga Desa Tuo Sepunggur yang silih berganti mendatangi Kantor Rio untuk mengikuti kegiatan PDKT tersebut.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Ajak Kemenag, Dikbud dan Sekolah Swasta Dukung Optimalisasi JKN

“Kegiatan PDKT ini insyaallah akan dilaksanakan setiap minggu dengan mendatangi dan memberikan pelayanan ke dusun dan desa, sehingga masyarakat setempat tidak perlu pergi ke kantor BPJS Kesehatan yang sulit dan jarak tempuhnya yang tidak dekat. Harapan kami apabila ada yang akan melakukan pendaftaran baru, pembaruan data, dan hal-hal lain yang ingin ditanyakan bisa bertanya langsung di sini,” kata Neri. Jumat (08/07).

Selanjutnya Neri sampaikan bahwa dengan kehadiran Tim PDKT ke dusun dan desa setiap minggunya  yaitu agar masyarakat lebih memahami informasi yang akan disampaikan mengenai Program JKN, termasuk prosedur pelayanan kesehatan yang harus ditempuh agar bisa dijamin.

“Intinya dengan pemahaman yang baik, kami harapkan masyarakat semua dapat mengakses layanan dengan mudah, cepat dan puas sehingga kartunya dapat selalu aktif dan bisa digunakan saat kondisi kapan pun,”ungkap Neri.

Kepala Desa atau yang biasa disebut Datuk Rio Desa Tuo Sepunggur, Hendra menyambut hangat kedatangan Tim PDKT BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo. Ia bahkan memberitahukan kepada seluruh warganya satu hari sebelum kegiatan berlangsung serta menginstruksikan bagi warga yang belum memiliki kartu JKN untuk dapat membawa berkas administrasi seperti fotocopy KTP dan Kartu Keluarga.

“Saya juga sebisa mungkin ikut mensosialisasikan Program JKN, misalnya ada dari warga yang kartunya memiliki tunggakan iuran selama ini, maka saya ajak supaya mereka dapat bertanya kepada pihak BPJS Kesehatan apakah ada program untuk keringanan pembayaran tersebut. Katanya ada Program Rencana Pembayaran Iuran Bertahap (REHAB) yang bisa dimanfaatkan, bagus sekali itu menurut saya,” kata Hendra.. (Jul)