“Terima Kasih Pak Polisi Kini Saya Bisa Belajar Lebih Nyaman di Rumah Baru”

Dibaca: 313 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO –  Rasa syukur dan kebahagian samgat dirasakan oleh pasutri Tunawicara Mahmud sekeluarga. Betapa tidak, dulu mereka tinggal hanya tinggal digubuk bambu, sekarang rumah sangat luar biasa.

Rasa syukur bercampur haru terlihat dari wajah Mahmud sekeluarga melihat rumah baru mereka sudah kokoh yang dibangun oleh polisi berhati mulia dan pemurah yakni Brigpol Maidani.

“Kami masyarakat kecil sangat terharu dan bangga kepada pak Maidani sangat tulus dan ikhlas membantu sesama kita. Tak bisa dibayangkan kebahagiaan dari keluarga Tunawicara ini,”ujar Umar tokoh masyarakat setempat.

Dikatakan, dahulu mereka tidur malam kedinginan dan kehujanan karena atap rumah terbuat dari daun bocor serta dinding rumah terbuat dari bambu juga gampang dilewati oleh angin, sehingga keluarga Mahmud harus menanggung rasa penderitaan yang sangat luar biasa.

“Tapi kini mereka sudah bisa tidur enak dan tidak lagi kedinginan karena rumah beton yang kokoh bantuan dari Maidani sangat memberi rasa aman dan nyaman.  Sudah lama saya hidup baru kali ini melihat ada orang seperti bapak Polisi ini,”ungkapnya.

Rasa senang juga disampaikan oleh anak Mahmud, bernama Pasian (10) yang masih duduk dibangku sekolah dasar mengucapkan terima kasih ya pak Polisi. Bahkan ketika ditanya oleh Kapolres saat pengecekan rumah. “Kamu besar nanti mau jadi apa ? Pasian menjawab besok saya ingin jadi Polisi pak”.

“Terima kasih ya bapak Polisi yang baik hati telah membangun rumah gedung untuk kami. Sebelum ini, kalau hendak belajar di rumah susah, sekarang sudah nyaman terima kasih ya pak Polisi,”ucap Pasian sambil tersenyum.

Yusuf warga setempat juga mengatakan, apa yang dilakukan oleh Brigpol Maidani ini akan dikenang sepanjang masa. Jujur saat peresmian rumahnya kemarin, air mata rasanya ingin kuar karena sangat terharu dan bangga dengan sosok polisi yang memiki hati mulia.

“Hal yang bisa kami petik dari aksi sosial luar biasa pak Maidani ini adalah tepat sasaran apa yang telah dilakukan kepada pasutri tunawicara. Semua ini menjadi kenangan yang sulit dilupakan. Kondisi seperti sekarang jangankan membangun rumah cari untuk makan sehari-hari saja susah apalagi mau membangun rumah,” timpalnya.

Hal yang sama disampaikan oleh tokoh Batang Bungo, H Hasan Ibrahim dimana aksi sosial yang dilakukan oleh nakanda Maindani ini, harus disuport karena tak banyak manusia seperti beliau ini. Jujur rasa bangga melihat ada putra batang bungo gemar berbagi kepada sesama.

“Hal yang seperti ini patut kita suport karena aksi sosial yang dia lakukan ini membantu orang lain. Bahkan nakanda Maindani juga bilang bahwa apa yang ia lakukan itu tak lain ingin membantu sesama, terutama yang membutuhkan, “timpalnya. (zek)

ADVERTISEMENT