Tabrakan Beruntun di Bungo, Satu Tewas 3 Dirawat di Rumah Sakit

Dibaca: 7.516 kali
Inilah Kondisi Mobil Tabrakan Beruntun di Bungo

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kecelakaan beruntun terjadi di jalan lintas Sumatera KM 3. Tepatnya didepan sentosa hotel, Kelurahan Manggis, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo.

Akibatnya satu kenek bernama Hito (33) warga Desa Markeh, Kecamatan Renah Pembarab, Kabupaten Merangin, tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekira pukul 19.30 WIB.

Informasi diperoleh, Bus Hino nopol K 1405 CD, dari Pati tujuan Pulau Punjung posisi berhenti di Bungo karena rusak. Ditabrak oleh Suzuki Cross nopol  R 9153 KK, yang dikemudi oleh Herri Al Arifin (47) warga Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap.

Putagas Satlantas Sedang Proses Evakuasi

Setelah itu, Suzuki Cross kembali menabrak L300 Nopol BA 8167 BY.  Tito yang sedang menuruni aki mobil dia langsung ditabrak pengemudi minibus, Suzuki Cross.

Sukarwanto (51) sopir dua mengatakan, kejadian secara tiba-tiba, saat korban sedang perbaiki mobil. Dan tiga orang korban lagi baru selesai mendorong mobil yang dibantu warga sekitar.

“Kejadian itu, tepat dihadapan saya mas, saat itu Hito baru selesai membongkar aki mobil. Dan mobil minubus Suzuki Cross menghantam bodi mobil sekaligus menabrak Hito dan 3 korban lainnya,” kata Sukarwanto.

Dikatakannya, setelah menabrak korban, mobil itu kembali menabrak satu unit mobil L 300 dari arah Bungo menuju Sumbar. Akibatknya L300 mengalami rusak berat bagian depan.

“Pengemudi Suzuki Cross dan L300 mereka selamat. Sedangkan 3 orang korban Sopir satu mengalami luka berat. Dan dua penumpang Bus, M Yasin (26) luka ringan asal Lampung, dan Suhendra (31) as Riau mengalami luka ringan dan kini dirawat di RSUD H Hanafie Muara Bungo,” kata Sukarwanto.

Paur Humas Polres Bungo, Ipru M Nur memgatakan, benar ada kejadian laka beruntun di Jalan Lintas Sumatera. Ada satu korban meninggal di TKP. Dan tiga korban lainnya mengalami luka berat.

“Kini pengemudi Suzuki Cross sudah diamankan Satlantas Polres Bungo dan ketiga mobil tersebut sedang dibawa oleh petuhas ke Satlantas,” ucap M Nur. (zek)

ADVERTISEMENT









ADVERTISEMENT