Dengar Curhatan Warga BTN Lintas Asri, AKBP Bram : Keluhan Akan Kami Tindak Lanjuti 

Kapolres Bungo AKBP Wahyu Bram, serap aspirasi dan masukan dari masyarakat BTN Lintas Asri lewat Jumat Curhat, Jumat (24/2) foto : sidakpost.id/julian. Biro Bungo.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Polres Bungo kembali melaksanakan program Jumat Curhat, untuk menampung keluhan dan aduan warga perumahan BTN Lintas Asri, kecamatan Bungo Dani.

Program Jumat Curhat terlihat santai yang digelar di warung kopi Citra, komplek BTN, program ini bentuk kepedulian kepolisian terhadap setiap permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

Lurah Sungai Kerjan, Sujar Rifai pada forum Jumat Curhat mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh bapak Kapolres Bungo hadir mendengar langsung keluhan, aduan dan masukan dari masyakarat perumahan BTN Lintas Asri ini.

“Ada beberapa masukan dan kelurahan dari warga terkait peredaran narkoba dan pekat yang sering dirasakan masyarakat sangat. Karena wilayah kami ini luas kosan banyak sehingga di kos kosan peredaran narkoba sering warga mengeluhkan,” ungkap Rifai.

Ia berharap dengan adanya pertemuan ini wilayah Kelurahan Sungai Kerjan berkurang penyakit masyarakat, penyalahgunaan  narkoba dan juga gangguan Kamtibmas di tengah masyarakat. Tentu semua harus patroli agar memperkecil rumah geraknya.

“Selain masukan dan kelurahan di atas tadi warga kami juga sering mengeluh apabila di musim hujan sering terjadi banjir. Tentu dengan adanya pertemuan kali ini Kapolres bisa membantu kami mencari solusi agar tidak terjadi banjir lagi dengan pihak KBPC, ” ujar Lurah.

Kapolres Bungo, AKBP Wahyu Bram pada kesempatan itu merasa senang warga BTN lintas Asri aktif memberikan masukan dan juga pertanyaan. Ini tujuan program Jumat Curhat, ingin mengetahui langsung semua kelurahan yang ada di masyarakat.

“Terkait keluhan banjir yang sering terjadi di BTN Lintas Asri ini tentu nanti kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak KBPC, untuk mencari solusi jitu agar banjir tidak terulang lagi pada musim hujan,” katanya

Terkait penyakit masyarakat di kos kosan tentu nanti segera ditindak lanjuti, supaya kos kosan yang diduga sering transaksi narkoba akan dilakukan razia. Tentu nanti pihak Polres akan berkoordinasi supaya keluhan masyarakat bisa di tindaklanjuti.

“Bila melihat ada peredaran narkoba di kos kosan segera lapor ke petugas kami akan kami tindak. Tentu bila terbukti semua kita tindak tegas. Intinya, semua masukan dan aduan yang disampaikan akan ada tindak lanjutnya,” tutupnya.

Kapolres juga menyarankan agar setiap RT dan Blok yang ada di wilayah BTN Lintas Asri mengaktifkan pos Kambling, sehingga gerak dari tindak yang menyimpang bisa diantisipasi. (Jul)