Warga Senamat Kesal Aktivitas PETI Rusak Akses Jalan

Tampak aktivitas PETI di Dusun Senamat, Kecamatan Pelepat.

MUARA BUNGO – Aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menggeliat di Pelepat. Warga senamat sudah mulai resah dengan adanya aktivitas ilegal ini, yang mana sudah merusak lingkungan tempat tinggal mereka. Sebagaimana diketahui, aktivitas PETI di Sungai Teluk, Dusun Senamat Kecamatan Pelepat ini, dikabarkan baru saja berjalan satu bulan.

Kendati baru satu bulan namun jumlah PETI yang beropersai berangsur banyak. Semula hanya satu dan sekarang sudah ada 4 buah mesin dompeng yang siap rusakkan Dusun Senamat. Dari informasi yang dihimpun Sidakpost.id sejauh ini, belum ada tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah Dusun maupun Aparat setempat.

Menurut keterangan N salah seorang warga Dusun Senamat mengatakan, aktivitas PETI sudah berjalan lebih kurang satu bulan. Bahkan ia sangat kesal karena akses jalan satu-satunya untuk membawa hasil kebun rusak dihajar oleh aktivitas PETI.

“Semenjak ada aktivitas PETI, jalan untuk membawa hasil kebun hancur digasak penambang. Kami berharap agar pemerintah dusun serta Aparat penegak hukum, harus bergerak cepat sebelum aktivitas PETI ini menjadi ramai,” ungkap salah satu warga yang enggan namanya disebut.

Sementara Datuk Rio Dusun Senamat Ishak.T ketika dikonfirmasi mengatakan, sekitar dua bulan yang lalu memang ada aktivitas PETI. Setelah ditertibkan, para penambang akhirnya keluar dari lokasi tersebut. Bukan hanya itu, mereka juga membuat pernyataan tidak akan melakukan aktivitas PETI di wilayah itu lagi.

“Kalau masih ada lagi, aktivitas PETI di tempat yang sudah kami Tertibkan, maka kita akan meminta bantuan Aparat Polsek Pelepat dan juga Instansi terkait untuk turun bersama melakukan razia. Kalau tidak demikian,  pelaku PETI sulit untuk dibubarkan,” imbuh Datuk Rio Ishak. (zek/mp)