Warga Bungo Mengeluh, Tiga Minggu PDAM Tak Mengalir

Dibaca: 81 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Sudah tiga minggu lamanya, air PDAM tak mengalir di perumahan Askes. Hal ini dikeluhkan salah satu warga perumahan Blok H, Arifin.

Dirinya mengatakan, saat ini air PDAM tidak mengalir. Jika pun mengalir hanya hanya kecil. Warga perumahan juga sudah menanyakan hal tersebut ke PDAM Pancuran Telaga.

“Pihak PDAM beralasan, pipa besar pecah, dan pompanya masih kecil,” ujarArifin.

Hal itulah yang membuat air PDAM tak mengalir. Jikapun masuk, bergantian, sebagian masuk dan sebagian tidak. Ia juga meminta kepada pihak PDAM untuk segera mengalirkan air. Karena air sangat dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari.

“Harapan kami agar PDAM untuk segera¬† mengalirkan air, sudah tiga minggu tidak mendapatkan air, padahal kami bayar terus dan tidak pernah nunggak. Namun ada tetangga sebelah, Bulan ini katanya harus bayar Rp. 135.000. Sementara air bukan main susah ngalir. Kami sudah melapor, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan,” harapnya.

Terpisah, Plt Direktur PDAM Pancuran Telago Kabupaten Bungo, Tommy Usman dikonfirmasi via telepon seluler dirinya mengatakan, benar sudah beberapa hari terkahir air PDAM terganggu mengaliri ke rumah pelanggan.

Hal itu disebabkan, karena dua kesing mesin pompa induk di Sungai Pinang, pecah. Jadi, terpaksa untuk mengaliri ke rumah pelanggan agak terganggu. Dan satu mesin lagi dipinjam dari Jambi.

“Kita sudah perbaiki satu mesin Pompa namun, daya tahannya hanya tiga jam saja. Jadi dengan terpaksa air hidup secara kita atur secara bergilir, agar semua pelanggan mendapat air,” ujar Tommy Usman.

Sebut Tommy, mesin pompa yang berada di Sungai Pinang itu, umur mesin pompa tersebut sudah tua dengan umur mesin 28 tahun. Oleh sebab itu daya tahannya tidak kuat lagi.

“Ya kami mohon maaf kepada semua pelanggan PDAM atas gangguan ini, kami juga sudah pesan dua mesin pompa dan dalam waktu dekat akan datang. Mesin itu di sudah pesan lewat proses tender pada tahun 2018 ini,” ujar Tommy. (jul)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*