Waspada, 8 Kecamatan di Bungo Rawan Banjir

Dibaca: 632 kali
fhoto Dok (SIDAKPOST.ID).

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Debit curah hujan yang terus meningkat beberapa pekan terakhir, cukup berimbas pada beberapa titik kawasan di Kabupaten Bungo, dianggap kawasan langganan banjir.

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbapol Bungo, terdapat 8 Kecamatan yang ada di Bumi langkah Serentak Limbai Seayun yang dianggap rawan akan terkena banjir.

Diantaranya, Kecamatan Rantau Pandan, Muko-Muko Bathin VII, Bungo Dani, Pasar Muara Bungo, Bathin III, Bathin II Babeko, Pelepat dan  Kecamatan Pelepat Ilir.

“Iya Imbas dari meningkatnya cura hujan akhir – akhir ini,  membuat delapan Kecamatan  yang ada di Bungo memang terindikasi rawan akan musibah banjir. Itu jika berkaca pada data yang kita dapat tahun sebelumnya,” ungkap Indones, kepala badan BPBD Kesbangpol Kabupaten Bungo.

Maka dari itu lanjut Indones, mengantisipasi kehadiran banjir yang tidak diharapkan tersebut, pihaknya telah mensosialisasikan terhadap pemerintah Kecamatan yang ada di Bungo, untuk selalu waspada banjir akan terus meningkatnya debit curah hujan tersebut.

“Kalau kita dari BPBD sudah siap melakukan pertolongan, kapan pun musibah banjir yang tidak kita harapkan datang itu, melanda suatu titik wilayah Kecamatan yang ada di Bungo,” ujarnya.

Tak hanya delapan kecamatan tersebut, yang terindikasi rawan banjir, data lain yang didapat pihak BPBD, juga terdapat beberapa Kelurahan yang juga dianggap rawan serangan banjir.

Diantaranya, kelurahan Jaya Setia, Sungai Pinang, Bungo Taman Agung dan  Keluaran Manggis. Dan mirisnya, untuk banjir di beberapa titik keluaran tersebut, terkadang mencapai ketinggian hingga 1,5 Meter.

“Dari pantauan kita, selain dampak curah hujan yang tinggi, penyebab banjir tak lain, Pertemuan air di Batang Bungo dan Batang Tebo yang berujung di muara sungai yang berada di Tanjung Gedang,” ujarnya lagi.

Sebut Indones, harapan kedepan agar warga lebih waspada, karena musim hujan akan masuk pada awal nopember nanti.

“Kita himbau agar warga lebih waspada saja terhadap bencana tanah longsor dan banjir, karena sekarang sudah berganti musim yakni musim penghujan. Curah hujan disertai angin kencang kerap kali terjadi, oleh karena itu mari kita lebih waspada,” pungkasnya. (zek)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*