Ratusan Personil Polres Sarolangun Ikuti Latihan dan Ujian Menembak

Dibaca: 36 kali

SAROLANGUN РPuluhan kali suara letusan terdengar dari arah belakang Mapolres Sarolangun pada Rabu (23/6/21) lalu, ternyata kejadian ini merupakan kegiatan Latihan Rutin dan Ujian Menembak yang di laksanakan oleh Personil Polres Sarolangun. Latihan dan Ujian menembak dilaksanakan guna mengasah kemampuan personil dalam menggunakan senjata api.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari tersebut dibuka langsung oleh Kabag Sumda Polres Sarolangun, Kompol Saiful Edi Aprianto dan dipusatkan di lapangan tembak Endra Dharmalaksana. Sebanyak 119 Personil Polres dan Polsek Jajaran mengikuti Latihan dan ujian ini dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kegiatan latihan dan ujian menembak diperuntukkan bagi Personil yang telah lulus dalam Psikotes Senjata Api, ujian menembak wajib dilaksanakan kepada setiap anggota Polri, sebagai salah satu syarat mengajukan pinjam pakai senjata api dinas Polri selain tes Narkoba dan seijin Istri Personil tersebut.

Adapun Jenis Senjata Api yang digunakan dalam pelaksanaan latihan dan ujian adalah senjata api laras pendek genggam jenis Revolver dan HS-9. Jarak tembak antara Personil dengan sasaran sepanjang sepuluh meter dengan berdiri tegak bebas.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono melalui Kabag Sumda Polres Sarolangun menjelaskan, kegiatan latihan menembak dan ujian menembak ini merupakan kegiatan rutin.

Sebelum personil mengajukan pinjam pakai senpi dinas Polri, para Personil wajib melengkapi beberapa syarat mutlak yaitu diantaranya ialah Surat persetujuan Istri, surat keterangan bebas narkoba, melaksanakan ujian psikotes senjata api dan terakhir ujian menembak.

Selain itu, personil harus lulus dari semua tahapan barulah dapat berikan rekomendasi untuk pinjam pakai senjata api dinas Polri dengan masa waktu enam bulan, selanjutnya Personil harus mengajukan kembali.

“Kemarin dan hari ini masih berlangsung kegiatan latihan dan ujian menembak bagi personil Polres Sarolangun yang mengajukan pinjam pakai sejata api dinas. Kegiatan ini rutin kita laksanakan sebagai syarat wajib, dan beberapa syarat lain yang harus dipenuhi termasuk ujian senpi. Setelah semua tahapan dilalui barulah kita berikan rekomendasi untuk pinjam pakai senpi,”tegas Kabag Sumda Kompol Sayful.

Ditambahkan Kabag Sumda bahwa dalam latihan menembak personil diajarkan untuk profesional dalam pelaksanaan tugas tugas di lapangan. Personil diajarkan tentang Standar Operasioanl Prosedur (SOP) penggunaan senpi.

Selain itu, setiap Personil Polri juga harus memahami cara merawat, menyimpan dan membawa senjata api, serta kapan dan apa yang harus dilakukan sebelum menggunakan senjata api.

“Dari kegiatan latihan, mengharapkan setiap Personil Polres bisa menjadi profesional dalam melaksanakan tugasnya dilapangan. Personil tersebut mengerti SOP dalam penggunaan senpi, Bagaimana merawat, menyimpan dan membawa senjata api, serta kapan dan apa yang harus dilakukan sebelum menggunakan senjata api,” tandasnya. (rhd)

ADVERTISEMENT