Peran Aktif Penyuluhan Pertanian Menggerakkan UMKM

Dibaca: 162 kali

SIDAKPOSTD, BUNGO – Untuk mewujudkan kesejahteraan petani merupakan salah satu misi dari penyuluhan. Hal ini diwujudkan dalam berbagai kegiatan diantaranya meningkatkan kualitas/nilai tambah atau daya saing komoditas pertanian. Kualitas produk pertanian tersebut dapat ditingkatkan melalui pengolahan hasil pertanian.

Teknologi pengolahan hasil pertanian adalah kegiatan yang memamfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut.

Penerapan teknologi pengolahan pada produk-produk hasil pertanian tentunya memberikan mamfaat bagi masyarakat diantaranya :

Memberikan niai tambah bagi hasil pertanian sehingga dapat meningkatkan pendapatan, serta dapat menyediakan keanekaragaman makanan bagi penduduk atau masyarakat secara berkesinambungan, yang sesuai dengan daya beli pasaran dan permintaan aneka produk olahan cukup luas.

Bahkan cendrung meningkat, serta mampu memberikan pengaruh perubahan kearah perbaikan struktur perekonomian masyarakat
Di pedesaan kegiatan ini dikemas dalam kegiatan kelompok wanita tani (KWT) dengan membentuk Usaha Mikro Kecil (UMK).

Mengerakakn UMK sebagai salah satu sumber ekonomi pedesaan dalam meningkatkan kesejahteraan petani adalah suatu hal yang tepat. Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jambi mencatat, hingga 31 oktober 2019 mencakup 138.470 UMK di provinsi Jambi.

Jumlah tersebut mampu menyerap 188.947 tenaga kerja. Dari 11 kabupaten/kota, terbanyak berada di kabupaten tanjung jabung timur sebanyak 56.002 UMK yang brgerak di banyak bidang. Sementara itu yang terendah di kabupten Tebo hanya 1.411 UMK (Jambi-independent.co.id, 26 desember 2019).

Melihat redupnya UMKM di Tebo, bupati Tebo, Sukandar menghimbau masyakat untuk berperan aktif memggerakkan UMKM agar bisa lebih maju dan berkembang. Pemkab berharap UMKM mampu menopang perekonomian warga terutama kaum perempuan di tingkat pedesaan.

(Metrojambi.com., 04 agustus 2019). Penyuluh pertanian sebagai salah satu penggerak di pedesaan sangat diharapkan peran aktifnya dalam pembangunan UMK.

Salah satu KWT yang sedang bergerak dalam UMK adalah KWT titian makmur, desa teluk pandan, kec. Tebo ulu. Produk yang di hasilkan pada saat ini berupa “kacang kribo” dengan slogan “OLEH-OLEH KOTA TEBO”.

Dengan berbahan utama kacang tanah produk diolah secara modern dengan kemasan yg menarik mengikuti trend perkembangan packaging yg ada.

Untuk pemasaran kacang kribo dipasarkan secara online maupun offline dengan informasi dari mulut kemulut atau pun dengan sistin konsinasi ke beberapa toko supermaket dan toko makanan di wilayah Tebo dan sekitarnya.

UMK titian makmur masih dalam tahap tumbuh dan berkembang, jadi sangat membutuhkan fasilitas dari pemkab tebo agar lebih maju dan terarah. Baik dari segi pembinaaan/pendampingan maupun pendanaan.

Penulis : Lilik liparsari, S.Pt
THL-TBPP Tebo

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT