Tolak Terorisme dan Radikalisme, Elemen Masyarakat Rimbo Bujang Gelar Peryataan Sikap

Dibaca: 393 kali

SIDAKPOST.ID,TEBO – Pasca tragedi terjadinya pembakaran Mapolres Kabupaten Dharmasraya Sumatra Barat oleh terduka Teroris baru-baru Ini, Forkopincam dan elemen masyarakat serta elemen agama Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Jambi menggelar pernyataan sikap penolakanRadikalisme dan Terorisme.

Sebelum pernyataan sikap digelar, dilaksanakan sosialisasi tentang Radikalisme dan Terorisme bertempat di Aula Kantor Camat Rimbo Bujang Jalan Pahlawan Kelurahan Wirotho Agug, Rabu (22/11/2017).

Sebagai pemateri Camat Rimbo Bujang, Kapolsek Rimbo Bujang, Danramil Rimbo Bujang dan KUA Rimbo Bujang. Dihadiri oleh Forkopincam, MUI, para Kades, Lurah, BPD, Kadus,Ketua RT, Tokoh masyarakat, Ulama, Pimpinan Ponpes dan undangan lainya.

Kapolsek Rimbo Bujang Iptu Rezka Anugras.SIK, diwakili Brigpol Roy Situmorang dalam penyampaian materinya mengatakan, Radikalisme Terorisme tidak ada kata tolerir lagi karena jelas-jelas bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945 dan peraturan pemerintah yang ada.

Tragedi kebakaran Mapolres Dharmasraya oleh terduga teroris baru-baru ini masih terngiang ditelinga dan membuat kita elemen anak bangsa dan segenap elemen masarakat, elemen agama dan lainnya perlu menyatakan sikap menolak Radikalisme dan Terorisme.

Mari kita waspadai dan monitor terus adanya pergerakan oleh orang luar atau dari dalam yang ada di Rimbo Bujang Kabupaten Tebo yang terindikasi adanya penyelusupan melalui ajaran paham agama dan lainnya.

”Untuk itu, kepada ketua Rt/Rw yang mengetahui adanya tindak tanduk mncurigakan segera melaporkan ke Mapolsek Rimbo Bujang atau instansi terkait,”Tegas Brigpol Roy

Camat Rimbo Bujang Sukiman,SP,MM mengatakan,pihaknya sangat mendukung adanya pernyataan sikap dari elemen masyarakat dan lintas agama terkait penolakan radikalisme dan terorisme.

”Saya instruksikan kepada para Kades/ Lurah untuk memantau memo memonitoring warga atau tamu yang keluar masuk diwilayahnya dan wajib lapor 1 X 24 jam, warga secara individu atau kelompok yang melaksanakan kegiatan agama yang menggunakan pembicara atau Dai dari luar daerah agar melaporkan ke Forkopimcam dan mengaktifkan Pos kamling Ronda malam untuk menjaga Kamtibmas,”Tutur Camat.

Danramil 416-07/ Rimbo Bujang Kapten Caj Sugianto, sangat setuju digelarnya pernyataan sikap oleh elemen masyarakat dan tokoh agama penolakan radikalisme dan terorisme.Diketahui Radikalisme bertujuan menghancurkan NKRI dan Terorisme benar-benar melanggar hukum serta wajib ditolak oleh elemen anak bangsa.

”Kita semuanya sepakat sebagai anak bangsa siap mempertahankan NKRI dan NKRI harga mati, mari kita perkokoh persatuan dan kesatuan serta menciptakan wilayah yang kondusif,” tegas Danramil.

Pernyataan Sikap menolak Terorisme dan Radikalisme disampaikan oleh H.M.Fadil mewakili lintas agama dan Pernyataan Sikap oleh elemen masyarakat Rimbo Bujang, diakhiri Poto bersama dengan memajangkan Spanduk bertuliskan ” Idonesia Negeriku, Pancasila Dasar Negaraku, NKRI Harga Mati, Radikalisme Dan Terorisme Musuh Bersama”. (asa)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT