Sampaikan Pesan Prokes, Dandim Bute dan Kapolres Bungo Ambil Alih Penjual Bakso Bakar

Dibaca: 387 kali
Dandim 0416 Bute Letkol Inf Arianto M.S dan Kapolres Bungo, AKBP Guntur Ambil Alih Posisi Penjual Bakso Bakar sekaligus Sampaikan Pesan Prokes Covid-19 dan Pentingnya Vaksinasi

PROKES – Pemandangan unik saat gelar operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19, Sabtu (21/8) malam. Pasalnya, Dandim 0416 Bute, Letkol Inf Arianto M.S dan Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro borong bakso bakar dan kompak menggantikan posisi pendangan kaki lima (PKL).

Di pengujung operasi yustisi Dandim dan Kapolres melihat ada PKL yang sedang menjual bakso bakar belum pulang. Spontan rasa kepedulian Dandim dan Kapolres ini, langsung memborong semua barang dagangan ibu Susilawati.

Menariknya, bukan sekedar memborong semua barang dagangan milik pedagang namun, petinggi Polres dan Kodim Bute ini ambil peran pengganti penjual bakso bakar di area lapangan Semagor Muara Bungo, Kecamatan Pasar Muara Bungo, agar cepat pulang dan membawa uang.

“Ibu kok belum pulang ke rumah sudah jam segini kan PPKM. Bagaimana cepat pulang pak, bakso bakar saya sepi yang beli jadi terpaksa bertahan mana tahu masih ada yang beli”.

Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro secara spontan bersama Dandim 0416 Bungo Tebo, mengambil alih posisi ibu Susilawati, seolah-olah seperti penjual benaran. Peran masing-masing terlihat. Kapolres mengipas bakso bakar yang sudah dibumbui oleh Dandim 0416 Bute.

Suasana semakin pecah, melihat bapak Dandim dan Kapolres benar-benar jadi tukang bakso bakar menggantikan posisi pedagang aslinya. Tak cuma itu, setelah bakso bakar masak, Kapolres bersama Dandim memanggil petugas gabungan TNI-Polri, Satpol PP dan BPBD segera mencicipi bakso bakar tersebut.

Letkol Arianto M.S menyebutkan, masa PPKM tentu ada batasan bagi pedagang berjualan. Saat operasi yustisi melihat seorang penjual bakso bakar mengeluh kalau jualannya masih banyak karena itu bakso bakar milik ibu Susilawati ini langsung diborong biar dia cepat pulang.

“Kami berdua bersama Kapolres Bungo membakar langsung bakso bakar yang dijual oleh ibu Susilawati ternyata agak repot juga. Tapi beginilah kondisi yang dikerjakan oleh warga kita khsusunya ibu Susilawati demi keluarganya, beliau tetap berjualan di masa pandemi,” kata Dandim.

Diisi lain, Kapolres Bungo AKBP Guntur juga menyebutkan, dengan cara seperti ini maka sosialisasi prokes Covid-19 lebih mengena kepada masyarakat. Pasalnya sambil menggantikan posisi pedagang pesan prokes dan ajakan supaya divaksinasi juga tersampaikan.

“Ibu kalau belum divaksin besok senin ikuti vaksinasi ya. Kita tidak melarang PKL untuk berjualan, tapi masa PPKM ini ada pembatasan waktu kegiatan di luar rumah. Kita ingin, seluruh masyarakat benar-benar menyadari kalau ancaman virus Corona itu nyata, oleh karena itu, mari patuhi prokes saat di luar rumah, “ucapnya. (**)

Penulis : Zakaria (Pemred Sidakpost.id)

Cuplikan Vidio Dandim dan Kapolres

ADVERTISEMENT