Gerombolan Gajah Kembali Mengamuk, 5 Hektar Kebun Sawit di Tebo Porak Poranda

Dibaca: 926 kali

SIDAKPOST.ID,TEBO – Diberitakan sebelumnya, dan sampai saat sekarang ini sudah berlangsung sebulan lebih masyarakat Dusun Kelapa Kembar dan Dusun Pelayang Tebat Desa Lubuk Mandarsah Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo Jambi, dieresahkan dengan adanya gerombolan gajah liar yang mengamuk mengobrak – abrik kebun sawit milik warga dilokasi Bukit Kumbang Lubuk Mandarsah.

Beberapa waktu yang lalu beberapa gajah liar tersebut sudah merangsek masuk ke pemukiman warga di Dusun Kelapa Kembar Desa Lubuk Mandarsah Tengah Ilir, bahkan gajah tersebut sudah mendekati kandang kambing milik warga, saat ini beberapa gajah masih berada disekitar Bukit kumbang dusun Kelapa Kembar desa lubuk mandarsah.

“Gajah – gajah itu sudah dihalau atau diusir oleh warga dari bukit kumbang kemudian lari menuju ke bukit ranting dan begitulah seterusnya para gajah itu hanya pindah tempat saja dan lalu kembali lagi, jumlah kebun sawit milik warga yang dirusak gajah sudah berkisar 5 hektar. Kita khawatir warga mengamuk, bisa membunuh gajah itu. ” ujar Babinsa Serda Dasiman dari Koramil 416 – 05/MT.

Camat Tengah Ilir Riki Saputra,S,SP dikonfirmasi sidakpost.id Minggu (22/3/2018) mengatakan, pihaknya membenarkan adanya gerombolan gajah yang mengamuk mengacak – ngacak kebun Sawit milik warga Desa Lubuk Mandarsah. Pihak Forkopimcam Tengah Ilir sudah melaporkan dan terus berkoordinasi dengan pihak BKSDA Tebo maupun Jambi, terkait keberadaan gerombolan gajah tersebut.

“Pihak BKSDA sudah turun dan memantau di lokasi gerombolan gajah di Desa Lubuk Mandarsah dan sekitarnya, gajah itu dihalau masih mutar – mutar terus pindah dari tempat yang satu dan pindah lagi ketempat yang lain. Asalnya Grombolan gajah tersebut, datang dari luar Kecamatan Tengah Ilir,” jelas Camat Tengah Ilir Riki Saputra.

Lanjut Camat mengatakan, habitat atau hutan tempat berlindung para gajah tersebut sudah rusak oleh ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab makanya para gajah itu mengamuk merambah masuk ke kebun warga.

“Memang warga cukup resah, bukan hanya kebun miliknya rusak di obrak – abrik oleh gajah saja, binatang berbelalai itu juga bisa mengamuk mencederai warga. Kita ingatkan kepada warga sekedar menghalau jangan melukai gajah itu, Urusan gajah kan urusan BKSDA,” pungkas Camat. (asa)

HUT BUNGO




































ADVERTISEMENT










Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*