Forkompincam dan JOIN Tebo, Lakukan Penyemprotan Lingkungan

Dibaca: 168 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Untuk mencegah wabah virus Covid -19, Forkompincam Rimbo Bujang, DPW Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Tebo, Pol PP serta pengurus pasar Sarinah, menyemprot sekitar pasar, Minggu (22/03/2020).

Penyemprotan menggunakan bahan cairan dari Soklin, Super Sol dan Bayclin di oplos dengan air lantas disemprotkan ketempat – tempat yang kumuh atau kotor dianggap banyak kumannya.

Penyemprotan dimulai dari Kantor Camat, Pos Satpol PP, Makoramil 416- 07/Rimbo Bujang, Rumah Dinas Camat, Masjid Al Huda dan Pasar Tradisional Sarinah Wirotho Agung Rimbo Bujang.

Camat Rimbo Bujang Richi Saputra
mengatakan, penyemprotan dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat guna menangkal mewabahnya Virus Corona.

“Kepada masyarakat mari bersihksn lingkungan tempat tinggal, bersihkan diri dengan mencuci tangan setelah selesai bersktivitas,” ucap Camat.

Danramil 416-07/Rimbo Bujang Kodim 0416/Bungo Tebo Kapten Inf Wakhid Nurokhim menuturkan, kepada masyarakat diingatkan jangan panik dan jangan bingung dalam menyikapi kondisi mewabahnya Virus Covid-19.

“Terkait mewabahnya Virus Covid-19 jangan merasa takut berlebihan, yang penting jaga kebersiha dan kesehatan serta menghindari kontak dengan orang yang terpapar Virus Covid-19,” kata Danramil

Kanit Binmas Polsek Rinbo Bujang Aiptu Marfin menyebutkan, terkait mewabahnya Virus Corona dalam menyikapi harus mengikuti petunjuk dan pengarahan dari Pemerintah maupun Dinas kesehatan atau Instansi terkait.

“Hindari mobilisasi masa dan tempat keramaian, tempat berkumpulnya orang – orang dari berbagai penjuru daerah, jaga kebersihan dan pola hidup sehat serta berdoa,” ujar Kanit Binmas.

Penasihat DPD Jurnalis Online Indonesia Kabupaten Tebo Amir Said menjelaskan, masyarakat harus bijak dalam menerima informasi atau berita tentang Virus Corona yang jelas sumbernya, sehingga tidak menerima betita hoax yang dapat menyesatkan masyarakat.

“Untuk mendapatkan informasi akurat terkait virus Corona harus dari Dinkes Tebo. Kerena apabila salah menyampai informasi bisa berurusan dengan hukum,” ujarnya. (asa)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT