Jamin Keamanan dan Keselamatan, Bandara Muara Bungo Rapat Komite dan Tabletop Exercise

Bandar Udara Muara Bungo melaksanakan Rapat Komite Keamanan, Keselamatan dan Tabletop Exercise, Rabu (21/12). Foto : sidakpost.id/Juliansyah. Biro Bungo

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Bandar Udara Muara Bungo melaksanakan Rapat Komite Keamanan, Keselamatan dan Tabletop Exercise. Rapat ini sekaligus dalam rangka kesiapan Bandara menghadapi angkutan udara, Natal 2022 dan Tahun baru 2023. Yang digelar di Aula Kantor Bandar Udara Muara Bungo, Rabu (21/12/2022).

Kepala Kantor Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) Muara Bungo, Sigit Budiarto mengatakan, dilaksanakannya kegiatan ini dengan tujuan, untuk mensinergikan 3K (koordinasi, komunikasi, komando) dengan semua anggota komite.

Hal ini guna meningkatkan sinergitas dan kolaborasi antar anggota Komite dalam menjaga Keselamatan dan Keamanan Penerbangan Bandara.

Kata dia, jika sewaktu-waktu terjadi nya keadaan darurat, dapat diketahui langkah-langkah yang harus dilakukan.
Sehingga, semua pihak yang terlibat telah siap dan dilakukan tindakan lebih lanjut.

“Pertemuan seperti ini harus dilaksanakan minimal empat kali dalam setahun, dalam rangka meningkatkan komunikasi dan koordinasi semua stakeholder yang tergabung dalam Komite Keamanan Bandara Muara Bungo, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Endah Purnama Sari, Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI Padang mengatakan, maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah, agar unit terkait lebih mudah memahami tugas dan tanggung jawab dalam menghadapi kejadian dan kecelakaan pesawat udara atau keadaan darurat lainnya yang mengancam Bandar udara.

Oleh karena itu, Kata Endah, bahwa keamanan bandara bukan hanya tanggung jawab personil pengamanan bandara, namun merupakan suatu kesadaran dan tanggung jawab bersama secara utuh, sehingga apa yang menjadi tujuan utama, yaitu penerbangan selamat, aman, damai dan sehat, dapat dilaksanakan.

” Rapat komite wajib dilaksanakan, sebagai media sosialisasi tugas dari masing-masing instansi jika terjadi keadaan darurat. Selain itu, sekaligus koordinasi dan menjalin komunikasi sesama anggota komite terkait penanggulangan keadaan darurat bandara,” ungkapnya.

Dalam kegiatan itu, juga dilakukan serangkaian simulasi terkait operasional bandara. Seperti disimulasikan Table Top Exercise dengan panduan narator dan menggunakan miniatur pesawat terbang dan mobil serta perlengkapan lainnya.

Di skanariokan pada simulasi penanganan terjadinya emergency pesawat mengalami crash atau insiden.