PT.KIM Beri Pelatihan Pemanfaatan Limbah Plastik Menjadi Serbaguna

Dibaca: 194 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – PT. Kuansing Inti Makmur (PT. KIM), terus berupaya dan peduli serta menyalurkan berbagai program CSR kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah perusahaan.

Hal itu dibuktikan dengan penyuluhan sekaligus sosialisasi pemanfaatan limbah plastik, di dua Kecamatan yakni Bathin II Pelayang dan Jujuhan.

Seperti pelatihan hari pertama di aula kantor camat, melibatkan perwakilan ibu-ibu lima dusun Tanjung belit, Baru Balai Panjang, Pulau jelmu, Rantau Ikil dan Ujung tanjung. Sementara hari kedua di gedung SDN 43/II Tanjung Belit, hari ketiga di SDN 56/II Talang Silungko,

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program CSR PT KIM, dengan Motto “Sinergi dan Harmoni untuk Bungo” dalam Rangka mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah Plastik yang sekian hari semakin mengkhawatirkan.

Faried Setiawan, department head strategik PT KIM mengatakan program penyuluhan pemanfaatan limbah plastik ini sudah menjadi suatu kegiatan yang diadakan secara nasional, dan sudah dilaksanakan selama tiga hari secara berturut-turut.

“Kegiatan ini, sudah dilaksanakan selama tiga hari yang dikaksanakan di SD 43/II Tanjung Belit, serta melibatkan ibu-ibu di Kecamatan, sekaligus siswa SD. Tujuan ini juga memberi pemahaman bagai mana memanfaatkan sampah organik,” kata Faried.

Dikatakan, dengan pelatihan ini kedepan semua ibu-ibu dan Siswa SD bisa memanfaatkan jenis sampah yang bisa diolah yang memiliki nikai ekonomi, serta menumbuhkan Kepedulian kebersihan akibat sampah plastik sejak dini.

“Kami juga menyerahkan bingkisan kepada para siswa SD yang berupa Tubler yang diharapkan dapat digunakan, untuk mengurangi pemakaian plastik di hari berikutnya, serta diserahkan tempat sampah Organik dan Anorganik, dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya,”ujar Faried.

Sementara Junaidi wakil kepala sekolah SD negeri 56/II Talang Silungko menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak PT KIM yang telah memberi pemahaman kepada para siswa dalam memanfaatkan limbah plastik menjadi nilai guna.

“Diharapkan semua para siswa kedepan dapat menerapkan ilmu yang telah diberikan dan diterapkan baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Dan juga bingkisan 4 pasang tempat sampah bisa dimanfaatkan,” tukasnya. (jul)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT