Vaksinasi di Lotim Tembus 41 Ribu Lebih dalam Sehari

Dibaca: 128 kali
H.M Juaini Taufik, Sekretaris Daerah Lombok Timur/Foto : sidakpost.id (Ragil)

SIDAKPOST.ID, LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menyiapkan 100 ribu dosis vaksin yang ditargetkan bisa terdistribusi habis kepada masyarakat selama 3 hari kedepan.

Sebanyak 41. 141 dosis vaksin pada hari pertama pencanangan vaksinasi sudah terdistribusi untuk mengejar herd immunity di Lotim. Capaian itu bahkan diperkirakan lebih cepat dari target.

Capaian dosis vaksin yang menembus angka 41 ribu lebih perhari bahkan menjadi rekor tertinggi selama pelaksanaan vaksinasi.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik menegaskan, ketersediaan dosis vaksin yang ditargetkan itu diyakini selesai dalam waktu 3 hari kedepan.

“Pada hari pertama saja sudah mencapai 41 ribu dosis vaksin yang disediakan di beberapa fasilitas dan pelayanan kesehatan. Baik itu dosis satu maupun dosis kedua,“ jelasnya, Selasa, 19 Oktober 2021.

Dijelaskannya, sebanyak 33.460 dosis untuk vaksin dosis pertama telah diselesaikan. Demikian pula untuk vaksin dosis dua sudah mencapai 7663.

“Di hari pertama, capaian sebanyak 41.141 dosis suntik vaksin yang sudah diberikan kepada masyarakat tersebar di 40 Faskes baik di desa maupun di rumah sakit,” jelas Juaini Taufik kepada wartawan, Kamis, (21/10/ 2021).

Sedangkan untuk dosis tiga baru dilaksanakan di dua tempat yakni di Desa Lepak sebanyak 18 dosis dan di RSUD dr. R. Soedjono Selong sebanyak 10 dosis.

Diyakininya, capaian untuk herd immunity di Kabupaten Lotim ini bakal terwujud setelah mengerahkan semua pihak. Apalagi, target 70 persen vaksinasi ini dalam waktu yang tidak lama dapat dicapai.

Sesuai komitmen Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy, untuk mewujudkan herd immunity di Lotim, perlu kerjasama semua pihak, mengingat hanya tinggal sebulan lagi.

Terlebih lagi wilayah selatan, seperti Kecamatan Keruak dan Jerowaru sebagai penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, termasuk Pertamina Mandalika International Street Sircuit harus memiliki kesiapan.

“Kesiapan ini salah satunya diwujudkan dengan kekebalan kelompok bagi masyarakat, mengingat sejumlah event penting yang akan digelar dalam waktu dekat,”katanya. (gil)

ADVERTISEMENT