Operator SPBU Dusun Air Gemuruh Akui Isi BBM Mobil Konsumen Cuma Rp 20 Ribu

Dibaca: 2.443 kali
Terlihat Menejer SPBU Air Gemuruh Awasi Lamgsung Operator mengisi BBM untuk Konsumen/Foto : sidakpost.id

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Terkait berita tentang adanya dugaan permainan takaran pengisian bahan bakar minyak (BBM) dilakukan oleh operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.372.63 berada di Dusun Air Gemuruh, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo, akhirnya terjawab sudah.

Sesuai berita yang terbit berjudul “Diduga Petugas SPBU Air Gemuruh, Mainkan Nozzle Kurangi Takaran” akhirnya pihak SPBU, Kamis (21/10) mengakui hal tersebut murni karena ada kelalaian dari operator yang bekerja saat pemimpin redaksi media sidakpost.id mengisi bahan bakar minyak pertalite kemarin.

BACA JUGA : Operator SPBU Air Gemuruh Akui Salah Isi BBM Mobil Konsumen

Seorang operator SPBU, Lukman mengatakan, memang kemarin dirinya mengaku salah karena minyak yang diisi ternyata Rp 20 ribu. Sedangkan konsumen mengisi Rp 100 ribu. Karena diakuinya kemarin ia banyak yang dipikirkan jadi tak fokus.

“Saya ngaku lalai, dan juga saya minta maaf atas ketidaknyamanan konsumen atas apa yang telah saya lakukan. Karena gara-gara hal itu konsumen dirugikan, sekali lagi saya mohon maaf,”katanya.

Menejer SPBU Air Gemuruh, Derias ketika ditemui diruang kerjanya mengakuai kalau kejadian menimpa konsumen kemarin, murni karena ada kelalaian dari operator yang mengisi.

Karena tadi pagi dalam rapat sudah ditanya langsung kepada Lukman operator yang mengisi BBM konsumen kemarin.

“Awalnya Lukman bilang kalau ia sudah benar mengisi BBM untuk konsumen yang komplin itu, setelah di cek CCTV ia akhirnya mengaku kemarin minyak mobil konsumen atas nama Zakaria terisi hanya Rp 20 ribu, seharusnya diisi Rp 100 ribu,”ungkap Derias, Kamis (21/10/2021).

Derias meminta maaf kepada Zakaria  atas ketidaknyamanan saat mengisi BBM kemarin. Ia juga secara aturan akan memberi sanksi tegas kepada operator yang telah melakukan kesalahan kepada konsumen.

“Akibat kejadian tersebut, kami juga atas nama Direksi memohon maaf kepada atas ketidaknyamanan. Semua bukan ada unsur kesengajaan namun akibat kelalaian petugas kami,”katanya.

Jadi kejadian itu murni kelalaian dari operator yang kurang teliti saat mengisi BBM konsumen. Semua petugas SPBU setiap hari kita beri arahan agar dalam melayani konsumen tetap gunakan 3 S. Senyum, Salam Sapa.

“Semua bertujuan untuk memberi rasa nyaman dan pelayanan terbaik ke setiap konsumen. Terkait kejadian kemarin tentu yang salah akan diberikan sanksi, semua itu, tidak terulang lagi dengan konsumen yang lain,” katanya. (zek)

ADVERTISEMENT