Tak Kunjung Dibayar, Listrik PDAM Kembali Dicabut

Dibaca: 636 kali
Menunggak Listrik PDAM Dicabut.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo melalui PDAM Pancuran Telago mengingkari perjanjian yang telah dibuat dengan pihak PLN.

Perjanjian itu, terkait menunggaknya tagihan listrik PDAM. Saat itu, pihak PLN dan PDAM membuat perjanjian akan melunasi semua tunggakan yang ada.

Sebelum dibuat perjanjian, PLN telah mencabut listrik yang membuat PDAM tidak beroperasional dikarenakan aliran listriknya dicabut oleh pihak PLN.

Saat ini, PLN kembali memutus jaringan listrik PDAM. Dua titik listrik PDAM Sungai Pinang dan PDAM Purwobakti dicabut oleh PLN.

Manager PLN Rayon Kota Muara Bungo, Trio Nurmansyah membenarkan adanya pemutusan listrik ini. Disampaikannya, pihak PLN dicabutnya listrik karena menindaklanjuti perjanjian yang telah dibuat.

“Perjanjian terakhir dbuat oleh pihak PDAM akan dibayar paling lama 20 September 2018. Maka dari itu kita tindaklanjuti hari ini,” ujar Trio.

Disampaikan Trio, pihak PDAM menunggak tagihan listrik selama 6 bulan hingga bulan September ini. Artinya, PDAM menunggak dari bulan April. Total tagihan PDAM yang harus dibayar sebanyak Rp 1,1 Miliyar.

 

“Awal Oktober pihak Pemda melalui Asisten II kembali berjanji akan melunasi tagihan selama 7 bulan. Karena kepentingan hajat orang banyak maka kami menghidupkan listrik PDAM,” ujar Trio.

Namun, jika sampai tanggal 8 Oktober tak juga dibayar maka PLN tidak akan mentolelis kembali. Karena sudah tiga kali pihak PDAM membuat janji.

Sebelumnya, pemerintah telah komitmen kan menyelesaikannya pada tahun ini. Namun, nyatanya Pemda ingkar janji pada perjanjian yang telah disepakati lalu. Dan kini, kembali membuat perjanjian. (zek)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*