Organ Tunggal Berakhir Maut, Seorang Warga Rantau Duku Bungo Tewas Ditikam

Dibaca: 1.591 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Rohman (29) warga Kampung Baru Sipin, Dusun Rantau Duku, tewas bersimbah darah, akibat luka tusukan benda tajam dibagian perut, tak jauh dari lokasi hiburan Organ Tunggal, di kediaman, Setiono (60), Jumat (21/7/2018) malam.

Informasi yang diperoleh, sekira pukul 23.00 Wib, Hendra (25) warga Tebing Tinggi, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, berselisih paham dengan, Rizal (25) pada saat menyaksikan hiburan organ tunggal, di kediaman, Setiono warga Kampung Baru Sipin, Kecamatan Rantau Pandan Bungo.

Pada saat itu, sisilisih paham yang terjadi sudah didamaikan oleh warga bernama, Edi Kusnaini, namun, selang beberpa menit, pertikaian kembali terjadi, sempat kerjar-kejaran kelompok pemuda Kampung Baru dengan pemuda Tebing Tinggi.

Kapolsek, Rantau Pandan, AKP. Herdis pada saat dikonfirmasi mengatakan, Ia membenarkan ada warga Kampung Baru, meninggal dunia akibat tusukan benda tajam, akibat selisih paham dua kelompok pemuda di acara hiburan dikediaman, Setiono, warga Kampung Baru Sipin.

“Korban yang meninggal dunia sempat dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum, sesudah itu, korban dibawa kerumah duka. Sementara untuk pelaku penusukan masuk kita sekidiki lebih lanjut,” kata Kapolsek.

Selain itu kata Kapolsek, salah satu kelompok pemuda dari Tebing Tinggi, Syarul Gunawan (20) juga mengalami luka dibagian kepala, karena saat dia hendak dibawa ke mobil Patroli. Warga yang marah langaung menghakimi pemuda asal Tebing Tinggi.

“Salah satu pemuda dari Tebing Tinggi, bernama Syahrul Gunawan, sempat masuk kerumah warga untuk menyelamatkan diri dari kemarahan massa karena, kuat dugaan Ia adalah kelompok pemuda yang sudah menewaskan warga Kampaung Baru,” ujar Kapolsek.

Melihat kondisi semakin memanas, kedua tokoh masyarakat dan perangkat kedua Dusun (desa) diadakan perundingan di rumah kepala Kampung Baru Sipin.

Ikut dalam perundingan selain Polsek, dibantu jajaran dari Koramil 01/Rantau Pandan, Camat, memberi tanda patuh terkait permasalahan penganiayaan yang menyebabkan satu orang korban dari Kampung Baru Sipin.

“Perundingan awal sudah dilaksanakan karena akibat kejidian ini, satu orang warga Kampung Baru Sipin meninggal Dunia, sedangkan pelaku utama penusukan masih kita selidiki lebih lanjut, ” tegas AKP. Herdis. (zek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT