Melirik Lebaran Ketupat di Eks Transmigrasi Kabupaten Tebo

Dibaca: 401 kali

SIDAKPOST.ID,TEBO – Melirik fenomena tradisi lama H + 7 lebaran idul Fitri 1439 hijriyah atau dikenal dengan lebaran ketupat , yang dirayakan oleh masyarakat di eks transmigrasi di Kabupaten Tebo Jambi.

Seperti lebaran ketupat atau bodoan ketupat yang dikenal dikalangan suku jawa di eks transmigrasi jalan kompas Desa Tirta Kencanana Kecamatan Rimbo Bujang, masyarakatnya masih melestarikan budaya lama merayakan lebaran ketupat pada tanggal 7 Syawal setiap tahunnya lebaran idul fitri.

Ketupat yang dibuat dari bahan baku beras ketan dimasukan dalam rakitan janur kelapa dan direbus dan setelah matang tidak langsung disantap, melainkan terlebih dulu diserahkan kepada imam masjid atau dibawa ke mushala setempat, setelah makanan terkumpul barulah para warga menggelar doa bersama.

Tugiyono imam mushola Nurul Iman Desa Tirta Kencana mengatakan, Kegiatan merayakan lebaran ketupat seperti dilakukan sekarang ini terus dipelihara untuk melestarikan tradisi dan budaya peninggalan leluhur. Kamis 21/6/2018).

“tujuan merayakan lebaran ketupat, bertujuan merajut kerukunan dan mempererat silaturrahmi antar sesama warga madyarakat, “ungkap Tugiyono.

Tokoh Adat Rimbo Bujang Sriyono dikonfirmasi menjelaskan seputar sejarah lebaran ketupat, Ketupat di perkenalkan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga.

Ketupat itu kependekan dari ngaku lepat dan laku papat dengan pesan antara lain yaitu. Lebaran berarti selesai menunaikan ibadah puasa dan selesai ibadah sholat idul fitri maka pintu ampunan telah terbuka lebar dan saling bermaaf – maafan Menuju insan yang fitrah .

“Luberan bermakna bersedekah untuk kaum fakir miskin seperti zakat fitrah dan shodakoh, leburan jugua bermakna setelah saling bermaafan untuk melebur dosa. Inti Laburan berarti labur sejenis zat kapur yg berwarna putih yg bisa di gunakan penjernih air dan melabur dinding berwarna bersih putih,”beber Tokoh Adat Sriyono. (asa)

ADVERTISEMENT


ADVERTISEMENT

Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*