Bunuh Ayah Kandungnya, Hendro di Dor Timah Panas Hingga Tewas

Dibaca: 6.784 kali
Melawan Petugas Hendro di Dor Timah Panas.

SIDAKPOST.ID, TEBO – Hambali (56) warga jalan Wr Supratman, Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo Jambi, tewas dibunuh anak kandungya bernama, Hendro (35), Senin (21/5/2018) pukul 04.00 WIB.

Informasi yang diperoleh, Hambali sang ayah tewas seketika karena tusukan senjata tajam yang dilakukan oleh Hendro kepada ayahnya. Hal itu dipicu karena pelaku tidak diberi makan oleh korban, akhirnya ayah dan anak sempat  baku hantam.

Hambali Tewas Ditangan Anaknya Sendiri.

Kapolsek Rimbo Bujang Iptu Rezka Anugras dikonfirmasi sidakpost.id mengatakan, pihaknya membenarkan adanya peristiwa pembunuhan dengan korbannya Ayah kandung dan pelakunya anak kandung sendiri warga Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang.

“Benar telah terjadi tindak pidana pembunuhan, seorang warga mendatangi Mapolsek dan melaporkan kejadian bahwa suaminya telah dibunuh oleh anaknya sendiri yang diduga mengalami gangguan jiwa, “terang Kapolsek.

Sebut Kapolsek, atas dasar laporan tersebut kemudian personil piket mendatang TKP dan sesampainya di TKP personil piket sudah menemukan korban ( Hambali) dalam keadaan terkapar bersimbah darah.

Pelaku (hendro) masih berdiri disamping korban pada saat anggota hendak menangkap mengamankan pelaku melawan mengeluarkan senjata tajam. Saat itu juga anggota mengeluarkan tembakan peringatan 3 kali , namun tidak dihiraukan oleh pelaku.

Lanjut anggota memberi tindakan tegas dengan cara menembak pelaku karena membahayakan petugas dan warga yang berada di TKP.

“Kini korban dan pelaku dibawa ke Puskesmas Rimbo Bujang II, korban akhirnya tewas dan pelaku juga tewas diperjalanan saat dirujuk ke RS Umum Tebo dan pelaku dibawa pulang lagi ke Puskesmas Rimbo Bujang,”ujar Kapolsek.

Menurut data dihimpun dilapangan pelaku diduga mengalami stres, dipicu diduga masalah warisan sehingga pelaku tega membunuh korban Ayah kandungnya sendiri.

Menurut keterangan Hadi warga setempat mengatakan, sebelum terjadi peristiwa pembunuhan pelaku oleh korban dikirim kepulau Jawa melalui mobil penumpang Umum.

“Saat pelaku dikirim oleh korban ke pulau Jawa, sesampai di Muara Bulian pelaku turun dari mobil dan kembali ke rumah di Wirotho Agung dengan berjalan kaki berhari hari. Sesampai dirumah pelaku menanyakan kepada korban terkait bagian warisan milik pelaku yang sudah dijual oleh korban,” ujar Hadi.

Saat itu sebutnya, juga terjadi keributan yang berujung dengan kasus pembunuhan.”Kini untuk jenazah korban di kebumikan hari ini juga di TPU Wirotho Agung. Sementara jenazah pelaku belum juga di kebumikan menunggu kedatangan keluarga dari luar Jambi,” ujar Hadi. (Sp03)

ADVERTISEMENT


1 Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*