Siram Ibu Kandung dengan Air Mendidih, Seorang Pria di Bungo Didor Timah Panas

Pelaku Penganiayaan Ibu Kandung di Bungo - ,Jambi Didor timah panas Oleh Polisi karena melawan saat ditangkap. Foto : sidakpost/zakaria

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Baru saja keluar dari penjara, Syafrizal alias Syaf Chengkok kembali berulah. Kali ini, Nurseha yang tak lain ibu kandung pelaku disiram dengan air panas yang mendidih ke tubuh korban saat di rumahnya Dusun Senamat, kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.

Informasi diperoleh korban kesal dengan ibu kandungnya karena saat mau makan siang hanya ada nasi dan tidak ada sambal. Tidak lama kemudian Nurseha ibu pelaku membelikan sambal untuk anaknya, akan tetapi anaknya itu masih kesal hingga menganiaya korban.

Baca JugaWaduh! Seorang Pria Bacok Ibu Kandung Hingga Kritis di Tebo

Kapolsek Pelepat IPTU T.T Munthe kepada sidakpost.id mengatakan, kejadian Jumat 19 Agustus ketika pelaku hendak makan siang karena melihat tidak ada sambal di meja makan, dia langsung kesal kepada Nurseha dan ia juga menganiaya korban dengan air panas.

Baca JugaPelaku Curanmor Tak Berkutik, Dibekuk Polsek Rimbo Bujang

“Tadinya sambal sudah dibeli oleh ibunya namun pelaku masih tetap kesal sempat melemparkan air botol mineral beruntung tidak mengenai korban. Karena kesal dia kembali mengambil air panas kemudian ia siram ke ibunya hingga mengenai Badan dan mengalami luka bakar (melepuh),”ujar Kapolsek, Sabtu (20/8/2022).

Baca Juga :  Penganiayaan Dominasi Kasus Pidana di Wilkum Polres Kerinci

Karena korban tidak tahan melihat tingkah anak kandungnya maka melaporkan Syaf ke Mapolsek Pelepat. Diharapkan petugas Polsek, Nurseha bermohon agar petugas kepolisian segera menangkap anaknya itu, karena sudah sangat keterlaluan tindakan yang dilakukannya.

“Berkat laporan itu, maka Unit Reskrim kita bergerak cepat untuk menyelidiki dimana keberadaan pelaku. Setelah mendapat ada informasi keberadaan pelaku unit Reskrim bergerak menuju lokasi pelaku. Namun itu semua tercium oleh pelaku sehingga dia melarikan diri ke arah kota Muara Bungo,” katanya.

Baca JugaPenyalahgunaan Narkoba di Bungo Capai 76 Kasus dan 119 Tersangka

Dikatakan, setelah aksi kerja kejaran saat di jalan lintas Sumatera arah kota Muara Bungo. Tepat di wilayah Kampung Benit pelarian pelaku digagalkan oleh petugas. Namun pada saat hendak ditangkap Syaf mengeluarkan Badik sepanjang 30 cm.

Baca JugaPelaku Pembunuhan Kakek di Tebo Ternyata Adalah Cucunya

“Saat aksi kejar kejaran petugas sempat melepaskan tembakan peringatan supaya pelaku berhenti. Tidak lama kemudian dia berhenti, namun saat berhenti bukannya ia menyerahkan diri tapi melawan petugas dengan bidik yang diarahkan ke petugas,” kata Kapolsek.

Baca Juga :  Perampok Bersenpi Asal Palembang Ditembak Polisi Melawan Saat Ditangkap