Bangkit Dari Pandemi dengan Literasi Digital

Dibaca: 123 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama Siber Kreasi kembali menggelar event webinar literasi digital di Kabupaten Bungo. Senin 19 Agustus 2021.

Webinar Literasi Digital ini makin diminati semua kalangan di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Tidak hanya generasi muda, semua kalangan usia dan profesi tanpak bergabung di webinar ke 10 yang di selenggarakan tim Literasi Digital Kominfo RI di Bungo ini.

Tema webinar kali ini yakni. Bangkit Dari Pandemi dengan Literasi Digital. Webinar kali ini kembali di isi oleh 4 pembicara, diantaranya dua pembicara nasional, yakni M.Isrok Nugroho, SP, MSi Project Manager/ Consultant. Feri F. Alamsyah, M.I.Kom Dosen Ilmu Komunikasi.

Dalam penyampaiannya, pemateri pertama M.Isrok Nugroho, SP, MSi menyampaikan. Skil digital tidak hanya berbicara mengenai kemampuan menggunakan perangkat internet saja, namun juga lebih luas bagaimana penggunaan tekhnologi tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengguna.
Sementara narasumber ke dua, Feri F. Alamsyah, M.I.Kom mengatakan. Penggunaan internet terbesar berada di media sosial, penting bagi pengguna media sosial memiliki kemampuan menjaga akun media sosial ataupun informasi pribadi agar tidak di salah gunakan orang yang tidak bertanggung jawab.

Beranjak ke pemateri lokal di mana di isi oleh dua akademisi muda, diantaranya. B Dr. Auri Adham Putro, M.Si Dosen STIA Setih Setio. Patriot Ananda, SH Entrepreneur Muda. Kedua pemateri ini mebahas tentang etika digital dan budaya digital.
Pemateri ke tiga, Dr. Auri Adham Putro, M.Si menerima pertanyaan secara langsung dari peserta mengenai standar etika digital, apakah ada standar dalam etika berdigital? Auri Adham menyampaikan. Bahwa di dalam sebuah etika tersebut mengajarkan nilai-nilai dimana di dalamnya terdapat ranah baik atau buruk. Menurutnya jelas yang harus di pahami apakah interaksi kita di dunia digital baik atau buruk.

Narasumber ke empat, Patriot Ananda, SH menerima pertanyaan dari peserta tentang, bagaimana ancaman budaya Indonesia di tengah pandemi Covid 19 dan apa yang harus kita lakukan dalam pengembangan budaya di saat pandemi ini. Patriot Ananda mengatakan, di dalam era berdigital menurutnya kesempatan baik bagi pelaku seni dan budaya dalam memperkenalkan dan mengembangkan seni maupun budaya lokal. Hanya saja pelaku seni atau budaya harus melek digital agar mampu menggunakan serta memanfaatkan transpormasi digital di ranah seni dan budaya ke publik.

Webinar kali ini di moderatori oleh Nada Safira, dengan Key Opinion Leader @ranarayendra (Co-Founder & CEO of Bicara Project). Menurut KOL ini, perkembangan yang cepat ini tidak bisa di sikapi dengan tutup mata, perkembangan zaman meski di ikuti dan saat inipun perubahan besar terjadi. Indipidu-indipidu meski terus mengembangkan kemampuan digitalnya, baik skil, keamanan, etika maupun dalam berbudaya digital.

Kementerian Kominfo RI akan kembali menggelar webinar literasi digital di Kabupaten Bungo pada 25 Agustus 2021, tentunya dengan tema dan pembicara menarik.

Reporter : Zakaria

ADVERTISEMENT