Untuk Pemukiman Sehat, Lurah Kenali Asam Ajak Warga Goro Lingkungan

Dibaca: 191 kali

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Ditengah pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung dan untuk meminimalisir sekaligus mencegah merebaknya Virus ini menulari masyarakat diperlukan gerakan kesadaran pola hidup bersih oleh masyarakat, baik kebersihan lingkungan pemukiman tempat tinggal, kebersihan makan dan minum yang bersih serta gizianis seimbang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ronal Amson Lurah Kenali Asam Bawah Kecamatan Kota Baru Kota Jambi, pada saat meninjau warga gotong royong (goro) kebersihan lingkungan, bertempat di lingkungan RT 33 maupun perumahan mutiara kenali, yang dimotori oleh Ketua RT Supandi, Minggu (20/06/2021).

Sasara gotong royong kali ini dengan membersihkan saluran pembuangan air atau got, mengumpul dan mengangkut sampah yang berserakan, membabat rumput serta merimbas dahan pohon menjuntai ke jalan yang dapat mengganggu fokus pandan pengguna jalan.

Lurah Kenali Asam Bawah Ronal Amson menyebutkan, bahwa kegiatan ini patut di tiru oleh warga lain di wilayah Kelurahan Kenali Asam Bawah, serta dijadikan program rutin pada setiap minggunya.

Banyak manfaat dari kegiatan kerja bakti ini, selain lingkungan yang bersih dan sehat, juga untuk memupuk kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antar tetangga, apalagi di perumahan mutiara kenali ini warganya dari berbagai kalangan serta memiliki adat istiadat yang berbeda.

“Diharapkan para pemuda untuk selalu bersinergi dengan Tokoh masyarakat mengaktifkan kegiataan kepemudaan seperti olaharaga dan lainnya serta ikut mejaga kamtibmas, mari kita jalankan
program gerakan masyarakat (germas) hidup bersih dan sehat,”harap Lurah
Ronal Amson.

Sementara itu Supandi Ketua RT 33 Kelurahan Kenali Asam Bawah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintahan Kelurahan, yang sudah mensuport dan memberikan semangat bergotong royong kepada warga dan para pemuda.

” Terima kasih kepada pak Lurah yang sudah mengunjungi warga, serta memberikan dorongan semangat untuk mempertahankan kerukunan budaya gotong royong,” tutup Supandi. (asa)

ADVERTISEMENT