Kunjungi Tanjung Menanti, Ini Pesan Kapolda Jambi

Dibaca: 269 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Serangkaian kegiatan kunjungan Kapolda Jambi, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, S.I.K. Ke Kabupaten Bungo, menyempatkan diri untuk bertatap muka dengan masyarakat Dusun Tanjung Menanti, Kecamatan Bathin II Babeko, Minggu (20/6/2021).

Tiba di Tanjung Menanti, Jenderal Bintang dua ditemani ketua Bhayangkari Jambi, Ny. Evi Rachmad secara langsung menyerahkan bantuan sosial ke warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Dalam kegiatan itu, Kapolda didampingi oleh Kapolres Bungo, AKBP Mokhamad Lutfi dan ketua Bhayangkari Bungo, Ny. Herlina Lutfi, Bupati Bungo diwakili oleh Asisten II, Camat Babeko, Rio Tanjung Menanti.

Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, S.I.K mengatakan kunjungan ke Bungo dihari ketiga ini, merupakan dalam rangka melakukan monitoring dan evaluasi terkait perkembangan penanganan Covid-19.

“Sebelumnya juga melakukan kunjungan ke Jambi wilayah Barat, kita monitoring sekaligus evaluasi terkait perkembangan Covid-19. Semoga kita semua dijauhkan dari penularan wabah virus Corona ini,” ucap Kapolda.

Selain itu, kata Kapolda kunjungan ini juga menyoroti aktivitas PETI di aliran sungai batang tebo, khususnya di dusun Tanjung Menanti. Akibat PETI kerusakan alam sangat luar biasa.

“Saya prihatin melihat kerusakan alam yang sangat luar biasa. Kita mengetahui bahwa itu adalah semua perbuatan kita dengan berbagai macam alasan dan latar belakang terutama kebutuhan ekonomi,” cetusnya.

Jenderal bintang dua ini juga berharap agar aktivitas PETI dan sejenisnya yang bisa meruka ekosistem alam agar segera dihentikan. Sama-sama diketahui PETI itu banyak efek buruknya dari pada hasil yang diperoleh sifatnya sementara saja.

“Abrasi dan pendangkalan sungai telah mengakibatkan banjir, air sungai yang keruh berpengaruh pada perkembang biakan ikan. Air raksa yang digunakan juga menyebabkan tercemarnya air sungai,”katanya.

Bahkan kata Kapolda, rezeki itu hadir bisa dari mana saja. Maka jalani hidup dan terus bersyukur.” Jadi secara aturan hukum tentang peti memang merusak beberapa faktor. Namun berupaya mencari jalan solusi agar bisa teratasi dengan baik khususnya di dusun Tanjung Menanti ini,”tutup Kapolda.

Sementara itu, Kapolres Bungo, AKBP. Mokhamad. Luthfi, S.I.K mengatakan banyak fenomena masyarakat yang terjadi di Dusun Tanjung Menanti yang memperihatinkan seperti pencemaran sungai karena PETI. Karena aktivitas seperti dapat merusak habitat sungai dengan campuran merkuri membuat air tidak bagus.

“Saya bersama anggota, siap membantu beberapa wejangan agar masyarakat bisa mendapatkan dampak bagus dengan memberikan solusi, seperti budidaya magot, ini demi menciptakan sirkulasi perikanan. Agar pertumbuhan ekonomi kita tidak hanya sekedar tani saja,” papar Lutfi.

Rio Dusun Tanjung Menanti Agus menyampaikan terimakasih atas kunjungan Bapak Kapolda Jambi di Dusun tanjung menanti. Dengan kehadiran Kapolda Jambi, ia berharap hendaknya memberikan saran dan solusi sehingga ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan kondusif.

“Mengingat mata pencarian masyarakat selain dari petani, tidak dapat dipungkiri ada juga warga yang berdompeng. Kami juga berharap dengan informasi serta solusi yang disampaikan ke masyarakat kedepan bisa memahami,”imbuh Agus. (jul)

ADVERTISEMENT