Polsek Pelapat Diserang, Lima SAD di Lumpuhkan Dengan Timah Panas

Dibaca: 2.484 kali
Anggota TNI, Saat Berada di Mapolsek Pelapat Kecamatan Pelapat, Kab. Bungo.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kantor Polsek Pelepat, diserang oleh Suku Anak Dalam (SAD) Kampung Pasir Putih, Dusun Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi, sekira pukul 17.30 WIB. Akibatnya, kaca Pintu Polsek Pelepat Pecah berserakan, Selasa (19/6/2018).

Informasi yang berhasil dihimpun, akibat konflik antara Suku Anak Dalam (SAD) Merangin dan Suku Anak Dalam (SAD) Kampun Pasir Putih, Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo, Jambi, Polsek Pelepat jadi sasaran kemarahan SAD, di Pasir Putih Pelepat.

Inilah Kondisi Kantor Polsek Pelepat, Setelah Diserang Suku Anak Dalam Pasir Putih Pelapat Bungo, Jambi.

Awalnya, Suku Anak Dalam (SAD) Pasir Putih, Kecamatan Pelepat, menanyakan, terkait denda yang belum dibayarkan oleh SAD Merangin Rp 40 juta. Denda tersebut, bermula SAD, Merangin bertamu ke tempat Suku Anak Dalam Pasir Putih, Pelepat.

Saat bertamu, ke tempat SAD, Kampung Pasir Putih, ada kata-kata yang terucap dari SAD, Merangin yang menyingung perasaan SAD di Kampung Pasir Putih Pelapat. Akibat hal itu, akhirnya Suku Anak Dalam Pasir Putih, Kecamatan Pelepat berencana menyerang SAD, di Merangin.

Kapolres Bungo, AKBP Morais, Bersama Danramil 416-06/ Muara Bungo, Melihat SAD yang Dirawat di RSUD Muara Bungo.

Mendapat informasi tersebut, Polsek Pelepat dan Pihak Kecamatan Pelepat, mendatangi SAD, yang ada di Pasir Putih, agar tidak melakukan penyerangan ke tempat SAD, yang di Merangin.

Karena tidak terima, akhirnya, Suku Anak Dalam (SAD) Pasir Putih, Pelepat mendatangi Polsek, sekaligus melepari kaca Mapolsek hingga pecah keributan tak terelakkan. Karena ada sekitar 40 orang lebih SAD, Kampung Pasir Putih berada di Mapolsek.

Dandim 0416/Bute, Letkol Inf Wahyu H.S, Saat Lakukan Mediasi Dengan, SAD Pasir Putih Pelepat Bungo Jambi.

Kapolres Bungo, AKBP. Januario Jose Morais,S.IK, dikonfirmasi mengatakan, kejadian tersebut berawal karena ada konflik antara SAD, Merangin dan SAD, yang ada di Pasir Putih, Pelepat, karena pada tahun 2016 lalu, Suku Anak Dalam Merangin di denda sebesar, Rp 20 juta.

“Kesepakatan mereka dulu, apabila ada kejadian lagi konflik maka akan di denda dua kali lipat dari yang pertama. SAD, yang di merangin setelah didatangi oleh anggota Polsek bersama pihak yang ada di Kecamatan Pelepat, mereka tidak merasa bersalah, maka tidak mau membayar denda kepada SAD, yang ada di Pasir Putih, sebesar Rp 40 juta,” kata, AKBP. Morais, Rabu (20/6) dini hari.

Lanjut, Kapolres, pihak Suku Anak Dalam, Pasir Putih tidak puas hasil yang disampaikan, pihak Polsek dan pihak Kecamatan Pelepat, dan SAD, Pelepat mengira terkesan bahwa,Polsek dan pihak Camat memihak kepada SAD, yang ada di Merangin.

“Karena, SAD, yang di Pasir Putih Pelepat, merasa tidak puas dengan hasil yang di sampaikan maka mereka mendatangi Polsek, serta melakukan penggrusakan pintu kaca Polsek. Petugas Polsek sudah melakukan tembakan peringatan ke udara, namun tidak di hiraukan oleh SAD, akhirnya lima Suku Anak Dalam (SAD) Pasir Putih terpaksa di lumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki,” ujar Kapolres.

Kini, kata Kapolres, ke lima SAD, Pasir Putih yang di lumpuhkan petugas itu, di rawat di RSUD, H Hanfie Muara Bungo. “Kelima SAD, tersebut terpaksa kita lumpuhkan, karena sudah mengancam petugas serta merusak pasilitas Polsek, oleh karena itu mereka di lumpuhkan, bukan mematikan,” tegas Kapolres.

Sementara, Dandim 0416/Bute, Letkol Inf Wahyu H.S, dikonfirmasi mengatakan, mendapat kabar dari anggota di lapangan, bahwa Polsek Pelepat, diserang oleh sekelompok, SAD dari Pasir Putih, karena itu, Ia dan personil Kodim turun ke lokasi kajadian.

“Ya kita, TNI, membantu Polisi agar tidak terjadi lagi aksi susulan, biar situasi dan kondisi tetap kondusif. Saat mediasi di hadapan temengung SAD, Pasir Putih, sudah saya sampaikan agar tidak melakukan tindakan serupa seperti yang sudah terjadi, yang jelas TNI berupaya agar hal ini bisa di selesaikan secepat mungkin,” tegas Letkol Inf Wahyu H.S. (zek)

ADVERTISEMENT


ADVERTISEMENT

Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*