Bupati Bungo Buka Lomba FLS2N dan 02SN Tingkat Kabupaten

Dibaca: 227 kali

SIDAKPOST,ID.BUNGO – Ditandai dengan pemukulan gong, dan pelepasan balon ke udara, Bupati Mashuri secara resmi membuka acara Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dan Olimpiade Sains jenjang SD/MI, SMP/MTs tingkat kabupaten bungo tahun 2019, yang berlangsung di lapangan eks Mtq, Kabupaten Bungo, Rabu (20/3/2019).

Turut hadir, Ketua TP PKK kabupaten bungo Hj. Verawati mashuri, Sekretaris daerah H. Ridwan is, kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan, kasdim kodim 0416/Bute, Waka polres bungo, anggota DPRD, serta unsur Forkompinda kabupaten bungo, Para kepala sekolah, kepala cabang bank jambi muara bungo, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bungo, H Mashuri mengatakan, kegiatan FLS2N, dan Olimpiade Sains jenjang SD/MI dan SMP/MTs Tingkat kabupaten bungo diselenggarakan pemerintah setiap tahunnya, tidak hanya berorentasi pada kejuaraan, akan tetapi esensinya terletak pada nilai pendidikan, menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman belajar (learning experience).

“Kegiatan intrakulikuler dan ekstrakurikuler di sekolah merupakan usaha nyata pemerintah dan masyarakat dalam pembentukan nilai-nilai karakter dan watak yang baik guna terlahirnya generasi indonesia yang berguna bagi bangsa selaras dengan tujuan pendidikan nasional,” kata Bupati Mashuri.

Selanjutnya, H Mashuri mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet, serta mengajak untuk terus menjunjung tinggi sportivitas, disiplin yang tinggi, menjadikan kebanggaan orang tua, sekolah, dan guru-guru.

” Kalah atau menang bukanlah tujuan tetapi merupakan motivasi dalam rangka mencapai prestasi, sesungguhnya keutamaan kegiatan lomba terletak pada aspek pembelajaran khususnya dalam hal olah pikir, olah hati dan olah rasa serta pengembangan sikapdan kepribadian siswa yang berkarakter,” sebutnya.

Sementara, Kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan, Masril menyampaikan dalam pelaksaan lomba tersebut diikuti peserta berjumlah lebih kurang 2500 peserta didik dari jenjang SD/MI, dan SMP/MTs yang merupakan pemenang tingkat kecamatan.” Semua peserta yang ikut tersebut merupakan putra-putri terbaik dari kecamatan,” tukasnya. (jul)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT