Pangdam II/Sriwijaya Resmikan Kompi Kavaleri 5/GCC

Dibaca: 485 kali

SIDAKPOST.ID, PALEMBANG – Pangdam II/Sriwijaya, meresmikan Kompi Kavaleri 5/Graha Ceta Cakti (GCC), yang merupakan satuan Militer kecabangan Kavaleri organik Kodam II/Sriwijaya.

Pembentukan satuan baru ini, merupakan realisasi dari Peraturan Kasad (Perkasad), Nomor 74 tanggal 29 Desember 2017, tentang pembentukan satuan baru di jajaran TNI AD, bertempat di Ilir Timur, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (20/2/2018).

Kompi 5/GCC merupakan satuan dibawah komando, yang merupakan bagian dari Batalyon Kaveleri 5/Dwi Pangga Ceta yang bermarkas di Karangendah, Muara Enim, Sumsel.

“Secara umum, tugas pokok satuan Kompi Kaveleri (Kikav), 5/Graha Ceta Cakti melaksanakan pertempuran darat yang bersifat mobil, dan berkendaraan tempur lapis baja, guna mendukung tugas pokok Kodam II/Sriwijaya yang dititikberatkan pada operasi pengintaian serta pelaksanaan pengamanan Objek Vital serta Pengamanan VIP/VVIP diseluruh wilayah Kodam II/Swjj,” ujar Pangdam Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos

Lebih lanjut, Pangdam mengatakan, dalam menjalankan operasinya, satuan ini dilengkapi dengan Kendaraan Tempur (Ranpur), Lapis Baja jenis Panser Anoa AMB, Panser Tarantula, Panser APR, dan Panser Panhard, yang kesemuanya memiliki daya gerak yang tinggi, serta dilengkapi senjata Kaliber 30 mm dan Coax. ungkapnya

“Penyesuaian Orgas ini merupakan bagian rencana starategis TNI AD dalam pembangunan dan gelar satuan TNI AD yang semakin modern, efektif dan profesional guna memaksimalkan Deterrence Effect sekaligus respon terhadap dinamika perkembangan lingkungan strategis kedepan guna mendukung tugas-tugas Kodam II/Swj khususnya dan TNI AD, ” ujarnya.

Pangdam juga meminta kepada prajurit Kikav 5/Graha Ceta Cakti, untuk segera melakukan penyesuaian, terus mengikuti perkembangan tehnologi, terutama perkembangan Alutsista Kavaleri, untuk tetap meningkatkan kemampuan prajuritnya.

“Saya berpesan kepada prajurit agar bisa menghindari Narkoba, karena selain merugikan diri dan satuan, Ia tidak akan pernah mentolelir pelanggaran berat tersebut,” tegasnya.

Sebutnya, tahun 2018 ini, tugas-tugas TNI/Polri di wilayah Kodam II/Swj tidaklah ringan, terkait Pam Pemilukada Serentak, dan ditetapkannya Provinsi Sumsel sebagai ajang perhelatan Asian Games XVIII/2018.

Satuan TNI dan Polri harus tetap bersinergi untuk mampu menjamin stabilitas keamanan serta bersama masyarakat. Hendaknya terus mewaspadai kemungkinan kebakaran hutan atau lahan yang tentunya akan sangat mengganggu kenyamanan penyelenggaraan kegiatan.

“Laksanakan tugas dengan ketulusan hati, bangun kebanggan satuan dan jangan sombong atau arogan. Satuan ini berada di wilayah perkotaan, sehingga perhatikan faktor keamanan prajurit yang keluar masuk satuan. Kepada Ibu Persit, saya minta agar terus mendukung tugas-tugas suami dalam pengabdian kepada Bangsa dan negara,” pungkasnya. (red)

HUT BUNGO




































ADVERTISEMENT










Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*