Diduga Tak Sesuai, Bahan Bangunan BSPS Ditolak Warga

Dibaca: 254 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Bungo sedang mencanangkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Salah satu dusun mendapat bantuannya adalah, Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah.

Armiadi Rio Dusun Sungai Mengkuang mengatakan bahwa bantuan yang didapat oleh dusunnya sebanyak 139 unit. Dikatakannya, bantuan ini banyak menuai keritikan. Pasalnya beberapa jenis bahan tidak sesuai dengan harapan.

“Di beberapa rumah itu memang sudah ada pasir, semen dan batu bata, namun bagaimana mau dikerjakan kalau batu gunung untuk pondasinya belum ada,” ucapnya.

Tak hanya itu, beberapa kusen yang dikirimkan oleh pihak ketiga tidak sesuai spek alias tidak layak. Sedikitnya 15 kusen dari 3 rumah warga yang mendapat bantuan pun ditolak dan dikembalikan kepada pihak pengadaan bahan bangunan.

“Kemarin ada beberapa kusen yang kita tolak. Ada sekitar 15 kusen yang dikirim oleh pihak pengadaan bahan bangunan itu karena kondisi kosennya tidak layak dan tidak sesuai dalam perjanjian,” jelas Armiadi.

Didalam pembahasan yang dilakukan sebelumnya, untuk spesifikasi yaitu kusen kelas 2. Pada kenyataanya, yang diterima warga sangatlah tidak sesuai. Bahkan 1 kusen bisa diangkat oleh seorang wanita saja.

Terpisah, Cece pemilik toko yang merupakan pihak pengadaan bahan bangunan yang keluar sebagai pemenang lelang dari Dinas Perkim mengaku tidak mengetahui secara persis kesalahan yang terjadi dilapangan.

“Memang kemarin ada kosen yang ditolak dan kita tarik kembali, tapi sudah kita ganti dengan spek yang sesuai, karena hanya membayar kwitansi dari bahan yang dipesan, kalau untuk teknis di lapangan itu ada fasilitator ,” sebut.

Sedangkan terkait belum datangnya batu gunung untuk pondasi, pemilik toko kembali mengklaim untuk tahap satu sudah selesai keseluruhannya. “Terkait bahan yang belum datang, menurut kami untuk pengiriman tahap satu sudah selesai semua,” ucap Cece lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman M Zen mengatakan, dirinya belum mengetahui secara pasti masalah itu. Karena di lapangan sendiri ada petugas yang diutus dari kantornya untuk mengurus. “Terima kasih infonya dindo nanti kita akan kita cek,” ucapnya singkat. (zek)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*