Diduga Kesal Sering Dimarahi, Motif Istri di Bungo Habisi Nyawa Suami

Dibaca: 2.416 kali
Inilah TKP Pembunuhan di Dusun Sungai Mengkuang Bungo.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Dugaan pembunuhan dilakukan oleh, Mamasetia Zebuahah, warga Pal 7 Rt 05, Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo sempat menghebohkan warga sekitar.

Pasalnya, pasangan suami istri ini, kesehariannya bekerja sebagai penyadap karet. Korban bernama, Herman Zebua Suami dari pelaku diduga tewas bersimbah darah ulah perbuatan sang istri yang tak lain diduga pelaku pembunuhan itu.

Awalnya, pelaku setelah membunuh sang suami dia mampir kerumah salah satu rumah warga di Kampung Suka Damai. Dirumah Hamami (36), pelaku mengaku bahwa sudah membunuh sang suami, karena kesal sejak melahirkan anak pertama dia kerap dimarahi oleh sumainya.

“Kamu kenapa.? tanya istri Hamami kepada pelaku, kamu sakit atau kenapa. Tak lama berselang dia (pelaku-red) menjawab bahwa dia sudah membunuh suaminya sendiri dengan kayu,” ujar saksi mata Marlina ketika dikonfirmasi sidakpost.id, pada Sabtu (19/8) malam.

Kejadian tersebut, langsung dilaporkan kepada datuk Rio. Dengan gerak cepat Rio bersama warga lain menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah dilihat di sebuah pondok di dalam kebun karet tempat dia tinggal.

“Saat kami ke TKP, korban sudah terbaring kaku karena sudah tidak bernyawa lagi. Terlihat bagian kepala korban berlumuran darah diduga terkena benda tumpul,” ungkap Rio Armiadi.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP. Hendi Septiadi, S.IK, dikonfirmasi, Ia mengatakan benar ada kejadian pembunuhan di Sungai Mengkuang. Orang yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan sudah diamankan petugas.

“Kini orang yang diduga sebagai pelaku sudah berhasil kita amankan. Karena setelah mendapat informasi dari beberapa saksi anggota bergerak cepat memburu pelaku yang kita curigai tersebut. Untuk lebih jelas, orang yang kita curigai tersebut masih diperjalanan menuju bungo,” kata Kasat Reskrim. (zek)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*