Warga Malako Intan Tanam Padi Ladang, Minta Pemerintah Bangun Irigasi

Dibaca: 176 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Warga masyarakat atau petani di Desa Malako Intan Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo pada bulan juli ini mulai turun keladang, untuk menanam padi yang hannya satu musim setahun sekali dikarenakan lahan pertanian yang ada hanyalah tadah hujan (mengharapkan hujan dari langit-red).

Musim tanam padi ladang di Malako Intan Tebo Ulu ini hanya setahun sekali, dengan musim tanam padi biasanya dimulai pada setiap bulan Juli. Menurut tradisi masyarakat di desa ini pada saat mulai menanam padi, diawali penanaman pada hari jumat, mengingat hari jumat merupakan hari baik.

Pj Kades Malako Intan Sumardi dikonfirmasi menyebutkan, bahwa masyarakat atau petani di Malako Intan menanam padi ladang hanya setahun sekali, karena lahannya tadah hujan tidak ada irigasinya.

” Luas lahan ladang yang dikelola warga untuk ditanami padi kurang lebih seluas 296 hektare dengan Varitas padi Infari 42, biasanya mulai tanam padi di pada bulan juli karena dibulan itu biasanya sudah mulai turun hujan,”jelas Pj Kades Malako Intan Sumardi, Minggu (19/07/2020).

Sambung Pj Kade, menurut kebiasaan dan tradisi masyarakat Malako Intan pada saat menanam padi, dimulai penanaman di hari jumat. Mengingat hari jumaat hari baik, dengan harapan usaha bercocok tanam padi mendapat barokah.

“Masyarakat atau petani berharap kepada pemerintah agar dapat membangun irigasi di Malako Intan Tebo Ulu, apa bila di Malako Intan dibangun Irigasi petani bisa menanam padi setahun dua kali, kesejahteraan petani akan meningkat,”pungkasnya. (asa)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT