Setelah Mediasi Cukup Alot, Akhirnya Pihak PT. Mega Sawindo Penuhi Tuntutan Masyarakat

Dibaca: 2.686 kali
Suasana Aksi Massa Di Halaman Kantor PT. Mega Sawindo.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Setelah aksi di Kantor PT.Mega Sawindo Perkasa, yang bergerak di bidang kelapa sawit dan karet terus memanas, akhirnya Pemkab Bungo mempasilitasi mediasi bersama perwakilan massa di Amaris Hotel, pukul 14.00 WIB, Rabu (19/7/2017).

Hadir dalam mediasi kali ini, Wakil Bupati Bungo, H. Safrudin Dwi Apriyanto, Kapolres AKBP. Budiman Bostang, Dandim 0418/Bute, Letkol Inf Edi Budiman, Sekda H.Ridwan Is, OPD terkait dan Pihak PT. Mega Sawindo.

Dalam mediasi kali ini, ada beberapa poin yang menjadi tuntutan dari para masyarakat setempat, yang disampaikan oleh perwakilan diantaranya, ingin adanya kerja sama antara pihak PT. Mega Sawindo lewat MoU dengan Dusun setempat harus dilaksanakan.

Mediasi Antara Pendemo dengan Pihak PT.Mega Sawindo di Hadapan Wabup, Kapolres dan Dandim 0416/Bute.

Tak hanya itu, beberapa perwakilan masyarakat meminta agar pihak perusahaan harus lebih peduli dengan masyarakat yang ada di dua dusun (desa-red) tersebut. Baik dibidang penerimaan tenaga kerja putra daerah maupun realisasi CSR secara jelas.

Humas PT. Mega Sawindo Perkasa, Mardian saat dikonfirmasi usai mediasi mengatakan, sebagian dari tuntutan warga siap diakomodir oleh pihak perusahaan, namun ada beberapa poin tuntutan menunggu dari keputusan pimpinan perusahaan dalam waktu dekat.

“Kalau dirunding seperti inikan enak bisa selesai masalahnya. Tapi sangat kita sayangkan saat demo sangat ada yang bertindak anarkis. Memang dalam keputusan mediasi yang kita lakukan ini, ada yang bisa kita putuskan langaung dan ada yang harus menunggu persetujuan dari pimpinan perusahaan,”kata Mardian.

Sementara, Kapolres Bungo, AKBP Budiman Bostang, S.IK mengatakan, memang dalam aksi massa masyarakat Dusun Danau dan Dusun Padang Pelangeh sempat terjadi anarkis yakni pembakaran mess karyawan dan pemecahan sebagian kaca kantor PT. Mega Sawindo.

Namun kata Kapolres, kita patut bersyukur walau aksi massa sampai anarkis akan tetapi tidak memakan korban jiwa. Karena massa bisa kita kendalikan dengan baik lewat mediasi yang dilakukan dengan pihak PT.Mega Sawindo.

“Tidak ada masalah yang tak bisa diselasaikan dengan cara musyawarah. Oleh karena itu kita sangat bersyukur mediasi berjalan dengan baik dan menghasilkan berbagai keputusan,”ujar Kapolres.

Bahkan kata dia, dalam pengamanan akai masa yang begitu banyak ini, selain personil Polres, kita juga dibantu oleh BKO lengkap Brimob, Jajaran Kodim 0416/Bute dan Pemda Bungo, secara keseluruhan ada 380 personil yang kita terjunkan untuk mengamankan aksi massa.

“Semogga hal yang seperti ini jangan terulang kembali karena, setiap permasalahan pasti bisa diselesaikan secara duduk bersama. Karena Ada Camat, Kapolsek dan Koramil tempat mediasi ditingkat bawah. Agar segala permasalahan tidak terjadi seperti ini lagi, kalau sudah seperti ini kita semua yang rugi,”harap Kapolres. (zek)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT