Disdikbud Sarolangun Perpanjang Masa Belajar Secara Daring dan Luring

Dibaca: 120 kali

SAROLANGUN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun secara resmi memperpanjang masa belajar dalam jaringan (Daring) dan luar jaringan (Luring) hingga waktu yang tidak ditentukan. Hal tersebut sesuai Surat Edaran nomor :420/0789/Disdikbud /X/2020 yang dikeluarkan pada 16 Oktober 2020 .

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun, Helmi, SH. MH. mengatakan bahwa, pengambilan keputusan tersebut sesuai dengan situsasi terus bertambahnya pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Sarolangun saat ini.

“Melihat kondisi saat ini dan setelah kami rapat bersama tim, jadi pembelajaran secara daring dan luring diperpanjang hingga waktu yang tidak ditentukan,” ungkap Kadis Disdikbud saat dikonfirmasi pada Minggu (18/10/20) sore tadi.

Sementara itu, selama proses belajar secara daring dan luring tersebut, sebanyak 50 persen guru dan tenaga pendidikan yang ada wajib melaksankan tugas di sekolah. Dan jadwal pergantian tugas tersebut disusun oleh Kepala Sekolah masing masing.

“Untuk guru dan tenaga pendidikan tetap masuk, tapi hanya 50 persen saja. Diatur nanti secara bergantian oleh kepala sekolah,” jelasnya.

Meskipun pembelajaran secara tatap muka dihentikan sementara, Helmi, SH. MH. berharap proses pembelajaran melalui daring dan luring di Kabupaten Sarolangun dapat berjalan dengan baik, walaupun terkadang menemui beberapa kendala di lapangan.

“Kendala daring itu terkadang memang ada, seperti di daerah-daerah pelosok yang jaringannya agak kurang memadai. Tapi, kan bisa secara luring. Keadaan saat ini memang sulit, namun kita harus terus berupaya dan tetap semangat,” tandasnya. (MM)

ADVERTISEMENT